Thursday, 12 October 2017

author photo
PORTALTEBO.com - Sudah beberapa bulan ini, gaji tenaga guru honor SMA dan SMK se Provinsi Jambi telah dibayar oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi, namun para guru honor ini masih bingung atas status honor mereka. Pasalnya, SK honorer yang mereka miliki masih SK lama atau SK yang dikeluarkan oleh sekolah masing-masing.

"Memang sudah beberapa bulan ini gaji kami dibayar provinsi, tapi kami masih bingung dengan status, apakah kami masuk dalam data honorer provinsi atau tetap honor daerah (sekolah), "ujar salah seorang guru honorer SMA di Kabupaten Tebo.

Menanggapi hal ini, Zumi Zola Gubernur Jambi, dikonfirmasi PORTALTEBO.com membenarkan jika gaji guru honor SMA dan SMK dibayar oleh Pemprov.

Pasalnya, kata Gubernur, sesuai arahan dari Mentari Pendidikan RI wewenang SMA dan SMK diambil alih oleh provinsi. Sementara, dari kementerian tidak ada anggaran untuk gaji guru honor.

"Jadi mau ndak mau gaji guru honor kita yang bayar karena anggaran dari kementerian tidak ada, "ujar Zola.

Terkait status tenaga honor atau guru honorer, jelas Zola, ini merupakan tantangan Pemprov untuk mendata jumlah seluruh guru honor, dan itu juga adalah atas arahan dari Kementerian Pendidikan.

"Cepat atau lambat masalah pendataan ini tergantung sekokah masing-masing. Yang jelas, ini kan masih dalam transisi, jadi dak mungkin kita bisa langsung 100 persen siap,"kata Zola lagi.

"Dari kementerian juga minta seluruh guru honor didata, tapi tidak boleh ada penambahan. Mungkin arahnya nanti, gaji honor dibayar melalui dana BOS, "ucapnya.

Disinggung kembali terkait status guru honor, Zola mengatakan "Silahkan tanya ke Dinas Pendidikan, yang jelas gaji guru honor kita yang bayar, kalu SK honornya tanya sama Dinas Pendidikan "tutupnya. (p01)

This post have 0 komentar

Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement