Tuesday, 24 October 2017

author photo
PORTALTEBO.com - Pemaparan Rancangan Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) menuju Tebo Tuntas 2022, yang disampaikan oleh tim penyusunan terutama Bappeda Tebo, di aula kantor DPRD Tebo, Senin (23/10/2017), menuai sorotan.

Banyak pihak menilai jika program RPJM Tebo Tuntas adalah copy paste dari propinsi. Pasalnya, banyaknya program yang tidak sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP).

Seperti yang disampaikan oleh Mahyudin anggota DPRD Tebo. Dikatakannya bahwa RPJM yang disampaikan oleh tim penyusunan banyak menyimpang. Tidak itu saja, RPJM tersebut juga tidak sesuai dengan RPJP atau program lanjutan.

"Yang ada hanya mengikuti RPJM nasional dan RPJM provinsi Jambi,"ketus Mahyudin.

Diakuinya Mahyudin, dirinya kaget mendengar slogan Tebo Tuntas 2022. Menurut dia, slogan tersebut tidak ada dalam misi visi yang disampaikan Sukandar-Syahlan Arfan.

"Jadi RPJM yang dipaparkan oleh tim penyusun juga sia-sia, sebab dalam misi dan visi yang disampaikan tidak ada satupun sasaran yang ditargerkan selama 5 tahun, "tutupnya. (p01)

This post have 0 komentar

Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement