Friday, 27 October 2017

author photo
PORTALTEBO.com - Banyak pihak menduga jika insiden penyerangan terhadap Ramayani Kepada SMKN 7 Tebo oleh orang tak dikenal (OTK), ada kaitannya dengan unsur politik.

Dugaan ini dibantah oleh Kapolsek Rimbo Ilir Iptu Kristian Susanto, Jumat (27/10/2017). Dia menegaskan jika insiden penyerangan terhadap istri Komisioner KPUD Tebo Ryan Juskal pada Kamis (27/10/2017 tidak ada kaitannya dengan unsur politik.

Dijelaskannya, dari hasil pemeriksaan terhadap korban dan TKP bahwa diduga pelaku menduga korban adalah seorang pria.

Hal ini diperkuat dengan pelaku yang balik arah setelah mengetahui korban adalah wanita.

Sebelum kejadian terjadi konvoi kendaraan dan korban berada dalam posisi paling depan sehingga pelaku diduga mengira korban adalah bagian dari peserta konvoi kendaraan tersebut sehingga dikejar.

"Disini diduga juga tidak ada unsur adanya upaya pemerasan pasalnya pelaku mengejar hingga tempat keramaian," ujarnya.

Ditambahkannya, saat ini pihaknya terus melakukan penyelidikan dan mengejar terduga pelaku.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, Ramayani Kepada SMKN 7 Tebo, diserang oleh Orang Tidak Dikenal (OTK) saat pulang dari sekolah.

Aksi penyerangan ini terjadi di Blof E Kecamatan Rimbo Ilir pada Kamis siang (26/10/2017). Akibatnya, body mobil yang dikendarai korban rusak.

Informasi yang dihimpun PORTALTEBO.com menyebutkan, korban yang diketahui adalah istri Riance Juscal Komisioner KPUD Tebo baru pulang dari sekolah. Saat melintasi jalan sepi tepatnya di jalan Dusun Jambu menuju Blok E, tiba-tiba korban dilempari batu oleh dua OTK.

Tidak itu saja, 2 OTK yang mengendarai motor dan membawa parang ini, juga mengejar korban hingga di simpang 4 Blok E.

"Iya, istri saya (Ramayani) diserang orang tak dikenal saat pulang sekolah, "ujar Riance dikonfirmasi PORTALTEBO.com, Jumat (27/10/2017).

Dijelaskannya, waktu itu istrinya mengendarai mobil. Tiba-tiba ditengah jalan, mobil yang dikendarai istrinya dilempar batu oleh dua orang OTK.

Tidak sampai disitu, lanjut Riance, para pelaku juga mengajar istrinya hingga di simpang 4 Blok E. "Untung saja disana (simpang 4 Blok E) lagi ramai orang. Istri saya langsung berhenti dan berteriak minta tolong. Mungkin takut, pelaku langsung lari ke arah Rimbo Ilir, "jelas Riance.

"Peristiwa ini sudah saya laporkan ke Polsek Rimbo Ilir. Saya berharap pelakunya bisa segera ditangkap,"singkatnya. (p01) 

This post have 0 komentar

Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement