Wednesday, 11 October 2017

author photo
PORTALTEBO.com - Untuk antisipasi beredarnya jajanan berbahaya di lingkungan sekolah, guru MTs Darurrahman Tebo, Rabu (11/10/2017), menyambangi kantin disekitar MTs tersebut.

Dalam giat ini, guru menyampaikan pesan kepada murid dan pemilik kantin yakni Ibu Nanik agar ikut mengawasi pedagang di sekitar lingkungan sekolah. Terutama pedagang yang menjual jajanan permen berbentuk Dot Bayi. Pasalnya, jajanan ini dicurigai mengandung zat narkoba dan telah beredar luas.

Peredaran permen ini pun telah membuat orang tua murid dan guru resah. Apalagi permen tersebut di jual dengan harga sangat terjangkau yakni Rp.1.000/buah.

Tidak itu saja, permen tersebut juga berdampak tidak baik bagi anak diantara, membuat anak merasa pusing setelah mengkonsumsinya. Dan yang lebih mengkhawatirkan orang tua, anak-anak menjadi kecanduan untuk mengkonsumsi permen tersebut.

Kepala MTs Darurrahman Tebo, Jambari S.Pd melalui Andiyan Antono salah satu guru mengatakan, giat rutin ini dilaksanakan dalam upaya pengawasan terhadap jajanan berbahaya, terutama jajanan permen berbentuk Dot Bayi yang di duga mengandung narkoba.

Lanjut dia, pihak MTs juga menyarankan kepada pemilik kantin agar tidak menjual permen bentuk dot bayi tersebut.

"Kita juga menghimbau kepada para pelajar agar tidak terlalu sering jajan diluar. Alangkah baiknya makan dari rumah, dan uang sakunya bisa ditabungkan buat biaya sekolah,"ujarnya sambil mengatakan lebih baik mencegah dari pada mengobati.

Giat ini disambut positif oleh Bibik Nani pemilik kantin. Bahkan dia mengucapkan terima kasih kepada pihak MTs yang telah memberikan pembinaan terhadap kantin di lingkungan sekolah.

"Alhamdulillah, sejauh ini kita selalu menyajikan jajanan sehat seperti yang diarahkan oleh pihak MTs, "singkatnya. (red) 

This post have 0 komentar

Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement