Thursday, 26 October 2017

author photo
PORTALTEBO.com - Ratusan buruh dari Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI) siang tadi, Kamis (26/10/2017) mendatangi kantor gubernur. Mereka menilai Peraturan Menteri Tenaga Kerja Nomor 1 Tahun 2017 tentang struktur dan skala upah mandul.

Sejak aturan itu ditetapkan pada 21 Maret 2017 hingga kini belum ada satupun perusahaan di Jambi yang menetapkan struktur dan skala upah.

"Peraturan ini ternyata hanya hiasan dalam tatanan hukum ketenagakerjaan. Padahal aturan itu bersifat wajib," ucap Hendra Ambarita Koordinator Lapangan.

Kondisi diakibatkan belum maksimalnya kinerja dewan pengupahan. Plt Sekdaprov, Erwan Malik mengakui bahwa hingga kini dewan pengupahan baru terbentuk di dua daerah: Kota Jambi dan Kabupaten Tanjung Jabung Barat. " Kita akan surati daerah lain agar segera membentuk dewan pengupahan," katanya. 

Massa buruh sambil berorasi terus menyanyikan yel-yel, "Mana dimana pak gubernur jambi, pak gubernur jambi memang suka ingkar janji. Mana dimana pak gubernur jambi, pak gubernur Jambi memang suka sibuk selfie.." Sontak yel-yel itu disambut tepuk riuh massa buruh. (Red)

This post have 0 komentar

Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement