Saturday, 7 October 2017

author photo
Babinsa Muara Kilis Pelda Basda Tomi saat memberi pengertian kepada keluarga SAD korban pembacokan 
PORTALTEBO.com - Dua warga Suku Anak Dalam (SAD) kelompok Kejasung yakni Maraman dan Betalib, Sabtu pagi (7/10/2017), terpaksa dilarikan ke RSUD STS Tebo.

Pasalnya, kedua warga SAD ini mengalami luka serius karena dibacok orang yang tidak dikenal.

Pembacokan ini terjadi di jalan koridor PT WKS desa Muara Kilis Kecamatan Tengah Ilir.

Saat mendapatkan perawatan intensif di ruang ICU RSUD STS Tebo, dua warga SAD korban pembacokan ini dijaga oleh pihak keluarga dan warga SAD.

Tidak itu saja, tampak juga beberapa anggota Polres Tebo dan TNI ikut berjaga disekitar ruangan ICU.

Pelda Basda Tomi Babinsa Muara Kilis yang ikut mengamankan dua warga SAD korban pembacokan ini mengatakan, sebelumnya kedua korban memiliki riwayat perselisihan dengan RA yang diduga pelaku pembacokan.

Meski pihak desa telah berupaya mendamaikan kedua belah pihak, namun kesepakatan hanya disetujui oleh pihak SAD sementara RA menolak.

Dari informasi yang didapat, lanjut dia, RA membuka lahan di kawasan pemakaman warga SAD yang masuk di kawasan bukit 30 tepatnya di Sungai Sepenat. desa Muara Kilis Kecamatan Tengah Ilir.

"Disitu ada pemakaman SAD sehingga dilarang untuk dibuka akhirnya ada laporan ke Kades," jelasnya.

Marahman dan Betalib mendatangi rumah RA di kawasan Benteng Makmur dalam yang bertepatan dengan hari pasar.

"Mereka menanyakan persoalan lahan, namun RA mengambil sebilah parang dan membacok kedua korban," jelasnya.

Untuk antisipasi terjadinya hal yang tidak diinginkan, kata Babinsa, dirinya telah menghimbau kepada seluruh warga terutama warga desa Muara Kilis dan warga SAD, agar sama-sama menjaga diri.

"Kasus ini sudah ditanggani oleh pihak kepolisian, jadi saya minta kepada warga dan SAD agar sama-sama menahan diri. Jangan sampai terpancing emosi yang bakal menimbulkan keributan lain, "tegasnya.

Dua warga SAD korban pembacokan saat dirawat di ICU RSUD STS Tebo 

Seperti yang diberitakan sebelumnya, dua warga Suku Anak Dalam (SAD) kelompok Kejasung yakni Maraman dan Betalib, Sabtu pagi (7/10/2017), dibacok orang tidak dikenal.

Pembacokan ini terjadi di jalan koridor PT WKS desa Muara Kilis Kecamatan Tengah Ilir.

Informasi yang dirangkum PORTALTEBO.com, pembacokan ini diduga akibat perselisihan lahan atau tanah pemakaman khusus SAD yang berada di Sungai Sepenat Desa Muara Kilis Kecamatan Tengah Ilir.

Kades Muara Kilis, Sopaturahman dikonfirmasi PORTALTEBO.com membenarkan atas insiden pembacokan SAD tersebut, "Iya, pagi tadi saya dikasih tahu kalau ada 2 orang warga SAD dibacok, "kata Kades.

Pantauan PORTALTEBO.com, saat ini dua warga SAD korban pembacokan ini tengah dirawat intensif di ruang ICU RSUD STS Tebo, dan dijaga oleh pihak keluarga. Tampak beberapa aparat kepolisian dan TNI tengah berjaga disekitar ruangan. (p01) 

This post have 0 komentar

Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement