Pasien BPJS RSUD STS Tebo Dipungut Biaya Untuk Cek Detak Jantung

- 21:10:00
advertise here
PORTALTEBO.com - ZR salah seorang keluarga pasien peserta BPJS mengeluhkan adanya pungutan saat berobat di RSUD STS Tebo, Senin (4/9/2017).

Pungutan ini dikenakan saat dirinya mengecek detak jantung di ruang poli penyakit dalam.

Dengan alasan peralatan yang digunakan untuk mengecek jantung adalah milik pribadi dokter.

"Alasan petugasnya alat untuk cek jantung milik rumah sakit rusak, jadi pakai alat pribadi dokter. Makanya dikenakan biaya, "ujar ZR usai menjalani pemeriksaan jantung.

"Karena pakai alat pribadi dokter, makanya harus bayar, "keluh ZR, namun dia enggan menyebutkan berapa biaya yang dibayarnya.

Sepengetahuan ZR, pemerintah selalu gembar gembor bagi pasien peserta BPJS tidak dikenakan biaya perobatan. Namun, begitu darinya harus membayar biaya untuk cek detak jantung, dia mengaku jika slogan tersebut hanya isapan jompal saja. "Nyatanya kan tidak gratis, harus bayar, "ketusnya.

Terkait keluhan ZR ini, Pelaksana Tugas (Peltu) Direktur RSUD STS Tebo, Dr Ruqoyatul Himah Sp.A saat dijumpai diruang kantornya tidak berada ditempat, "Ibu lagi ada kegiatan di Jogja, "kata salah satu staf RSUD STS Tebo.

Terkait penggunaan alat pribadi dokter untuk pemeriksaan jantung belum diketahui, apakah ada izin dari Peltu RSUD STS dr. Himah atau tidak. (p01)