Monday, 25 September 2017

author photo
PORTALTEBO.com - Usai mengelar nonton bareng (nobar)  film pengkhianatan G30S/PKI di lapangan Rajawali Kelurahan Pulau Temiang Kecamatan Tebo Ulu pada Sabtu malam (23/9/2017), malam ini Senin (25/9/2017) Koramil 416-04 Pulau Temiang kembali gelar nobar.

Nobar kali ini digelar di lapangan kantor desa Sekutur Jaya Kecamatan Serai Serumpun. Sedikitnya, ada 600 warga terdiri dari Polsek Serai Serumpun, Camat Serai Serumpun, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, Pemdes dan warga sekitar.

"Ini sesuai instruksi dari Panglima TNI, kami siap memutar kembali film G30S PKI sampai tanggal 30 September nanti," kata Komandan Koramil 416-04 Pulau Temiang Kpt Inf Zulkarnaini saat nobar.


Danramil mengatakan, pemutaran film ini untuk mengingat kembali aksi kekejaman yang dilakukan oleh PKI. Sebab, sudah lama film ini tak lagi rutin diputar. "Setiap Koramil di Tebo sekarang gencar-gencarnya gelar nobar," kata dia.

"Yang jelas, sejarah ini jangan sampai terputus. Masyarakat perlu diingatkan kembali akan sejarah yang sesungguhnya," tegas dia.

Pantau PORTALTEBO.com, sejak habis sholat Magrib, warga berdatangan ke kantor Desa Sekutur Jaya untuk menyaksikan pemutaran film Pengkhianatan G30S/PKI. Hingga saat ini, tampak penonton serius menyaksikan adegan demi adegan dari film yang disajikan.


Seperti yang diberitakan sebelumnya, sekitar 700 warga lebih yang terdiri dari, Danramil 416-04 Pulau Temiang beserta anggota, Camat Tebo Ulu, Kapolsek Tebo Ulu beserta jajaran, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, pemuda dan masyarakat, menggelar nonton bareng film G30S/PKI.

Film berdurasi panjang sekitar 3,5 jam diputar di Lapangan Rajawali Kelurahan Pulau Temiang Kecamatan Tebo Ulu, digelar pada Sabtu malam (23/9/2017).

Kpt Inf Zulkarnaini Danramil 416-04 Pulau Temiang dalam sambutannya mengatakan, nobar ini sengaja dilakukan untuk memberikan wawasan kebangsaan dan memberi gambaran sejarah kepada masyarakat tentang tragedi yang pernah mewarnai perjalanan bangsa Indonesia.

"Kami ingin masyarakat dan anak-anak mengenang kembali sejarah Indonesia. Semoga tragedi dimasa lampau tidak terulang lagi dimasa yang akan datang ,"kata Kpt Inf Zulkarnaini.


"Mudah-mudahan dengan nobar ini bisa meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap Indonesia. Dan masyarakat paham akan bahayanya komunis. Ya, intinya mengenalkan kepada generasi bangsa ini untuk tidak melupakan sejarah, "harapnya.

Sementara salah satu warga Kelurahan Pulau Temiang yang ikut nobar mengaku sudah lama tidak menyaksikan film G30S/PKI. "Waktu kecil dulu, setiap malam 30 September kita ramai-ramai menonton film G30S/PKI ini, dan baru ini kita nonton ramai-ramai lagi lagi. Saya sampai merinding lihatnya, "kata warga ini. (p01) 

This post have 0 komentar

Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement