Monday, 11 September 2017

author photo
PORTALTEBO.com - Mushabaqah Tilawatil Qur,an Tingkat Kecamatan Tebo Tengah yang diselenggarakan di desa Sungai Keruh, ternyata masih menyisahkan sejumlah persoalan di tingkat desa dan kelurahan.

Panitia pelaksana dinilai pilih kasih dan tidak adil dalam memberi keputusan. Akibatnya, Qori-Qori’ah dan official kecewa. Kekecewaan ini diutarakan oleh Rido Official Keluarga Tebing Tinggi.

"Saya kecewa sama putusan panitia MTQ bang, "kata Rido kepada PORTALTEBO.com, Senin sore (11/9/2017).

Dijelaskannya, kekecewaan ini karena dia menganggap panitia MTQ tingkat kecamatan tidak transparan dan pilih kasih dalam menerapkan aturan.

Salah satunya, kata dia, panitia mengdiskualifikasi beberapa Qori-Qori’ah utusan Kelurahan Tebing. Diskualifikasi ini, jelas dia, dengan alasan Qori-Qori’ah utusan Kelurahan Tebing Tinggi bukan asli warga Kelurahan Tebing Tinggi.

"Alasan panitia mengdiskualifikasi Qori-Qori’ah kita karena bukan asli warga Tebing Tinggi. Tapi mengapa dari desa lain yang memakai Qori-Qori’ah luar namun tidak didiskualifikasi,"kata dia lagi.

Diakuinya, kekecewaan ini sudah disampaikan kepada dewan hakim dan camat. Namun, keputusan panitia tetap mengdiskualifikasi Qori-Qori’ah utusan dari kelurahan Tebing Tinggi. "Jadi saya merasa kecewa sama putusan panitia. Seharusnya Qori-Qori’ah saya banyak yang lolos,"ucapnya.

Untuk itu, dia berharap kepada camat Tebo Tengah agar mencari solusi agar panitia bisa independen dalam memberi keputusan. "Kata pak camat masalah ini akan dirapatkan ditingkat kecamatan. Mudah-mudahan keputusan hasil rapatnya memuaskan,"harapnya. (p08) 

This post have 0 komentar

Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement