Monday, 18 September 2017

author photo
PORTALTEBO.com - Apni pasien BPJS Tebo penderita penyakit batu empedu saat ini terlantar di rumah sakit Padang. Pasalnya, pihak rumah sakit menolok pasien rujukan dari RSUD STS Tebo ini. Hal ini dikatakan Andi suami Apni, Senin (18/9/2017).

Dijelaskan Andi, alasan pihak rumah sakit menolak istrinya karena pihak BPJS Tebo belum menginput data istrinya ke BPJS Padang. "Alasan pihak rumah sakit data istri saya belum masuk atau belum diinput,"kesal Andi.

Dijelaskan Andi, istrinya dirawat di RSUD STS Tebo selama 3 hari mulai tanggal 24 Agustus 2017. Karena sakit batu empedu yang dialaminya sangat mengkhawatirkan, pihak RSUD STS Tebo merujuk ke rumah sakit Padang.

"Karena keterbatasan dana, hari ini saya baru bisa membawa istri saya ke rumah sakit Padang. Kesalnya, begitu sampai di Padang kok istri saya ditolak alasannya datanya belum diinput. Padahal saya sudah tunjukkan surat rujukan dari RSUD Tebo, "jelas Andi.

"Saya hubungi pihak RSUD Tebo, katanya data istri saya sudah diserahkan ke BPJS. Tapi kok dari data rumah sakit menyatakan kalau istri belum di pulangkan, padahal dari tanggal 28 Agustus 2017 kemarin sudah keluar dari RSUD Tebo, "kesal Andi lagi.

Karena datanya belum diinput dari Tebo, lanjut Andi, dia bersama istrinya terpaksa menginap di penginapan yang tidak jauh dari rumah sakit, "Kata pihak BPJS disini (Padang), kita harus menunggu hingga pukul 17.00 Wib nanti. Itupun kalau data istri saya diinput hari ini, "kata Andi.

Sementara, Fery salah satu pegawai BPJS konfirmasi mengatakan bila pasien sudh mendapatkan rujukan dari rumah sakit dan disetujui oleh BPJS dengan bukti surat, maka pasien tersebut bias dibawa berobat di tempat tujuan rujukan tampa harus menginput data. “Kalau sudah ada rujuan dan disetujui oleh BPJS Tebo, pasien sudah bias berobat tanpa harus input data lagi,” singkatnya. (p01) 

This post have 0 komentar

Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement