Friday, 15 September 2017

author photo
PORTALTEBO.com - Produk mie instan asal Korea yang dinyatakan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) positif mengandung fragmen DNA spesifik babi kembali beredar di wilayah Kabupaten Tebo.

Hal ini terlihat, mie bermerek Samyang terpajang bebas di estale disalah satu mini market Alfamart kota Tebo.

"Itukan (mie merek Samyang) kata mengandung DNA babi, tapi kok masih dijual, "kata salah seorang pengunjung Alfamart pada PORTALTEBO.com, Jumat malam (15/9/2017).

Pengunjung ini pun minta kepada pihak BPOM atau Pemkab Tebo agar segera menegur Alfamart yang memajang mie instan merek Samyang tersebut, "Katanya sudah ada intruksi dari BPOM agar menarik prodak mie itu dari pasaran, tapi kok masih ada dan dijual, "heran dia.

Untuk diketahui, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) pada Juni 2017 menyatakan bahwa empat produk mi instan asal Korea positif mengandung fragmen DNA spesifik babi.

Keempat produk mengandung babi itu yakni Samyang dengan nama produk U-Dong, Nongshim dengan nama produk Shin Ramyun Black, Samyang dengan nama produk Mie Instan Rasa Kimchi, dan Ottogi dengan nama produk Yeul Ramen. Produk-produk tersebut tidak mencantumkan peringatan "mengandung babi" pada kemasannya.

Sebagai langkah antisipasi dan perlindungan konsumen, Badan POM menginstruksikan Balai Besar/Balai POM di seluruh Indonesia untuk terus melakukan penarikan terhadap produk yang tidak memenuhi ketentuan, termasuk yang terdeteksi positif (+) mengandung DNA babi, namun tidak mencantumkan peringatan “MENGANDUNG BABI”.

Di Kabupaten Tebo sendiri, produk mie instan ini sempat beredar. Bahkan ada warga yang mengaku sudah mengkonsumsi produk mie instan tersebut.

Untuk mengantisipasi penyebaran luas mie instan yang mengandung DNA babi ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tebo juga telah melakukan sidak di sejumlah mini market.

Sidak yang dipimpin langsung oleh Sukandar Bupati Tebo ini, menemukan ada mie instan tersebut namun tidak dipajang untuk dijual.

Atas penemuan itu pun, Sukandar juga telah mengimbau kepada seluruh masayarakat untuk berhati-hati dalam memilih dan membeli bahan makanan di sejumlah minimarket. (p01) 

This post have 0 komentar

Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement