Sunday, 24 September 2017

author photo
PORTALTEBO.com – Koramil 416-05 Tebo Tengah menggerlar acara Nonton Bareng (Nobar) Film Pengkhianatan G30S/PKI di lapangan Garuda Muara Tebo, Sabtu malam (23/9/2017) sekitar pukul 19.30 WIB.

Film berdurasi panjang yang menceritakan tentang pengkhianatan PKI ini, sedikitnya ditonton sekitar 800 orang warga. Tampak juga dalam rombongan warga ini, Kapolsek Tebo Tengah beserta anggota, Camat Tengah Tengah beserta staf, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda dan undangan lainnya.

"Kegiatan Nobar ini kita laksanakan atas intruksi panglima TNI dan kordinasikan kita dengan Perwira Penghubung (Pabung) Kodim 0416/Bute," kata Kpt Inf Daud Sai Danramil 416-05 Muara Tebo.

Dijelaskannya, kegiatan ini digelar bertujuan agar mengingatkan kembali kepada masyarakat tentang sejarah kelam yang pernah terjadi di negara Indonesia.


Menurut dia, Gerakan Pengkhianatan yang dilakukan oleh PKI ini bertujuan untuk mengganti paham ideologi Pancasila dengan Ideologi Komunis yang sangat bertentangan dari ajaran-ajaran agama yang ada di Indonesia.

Masih menurut dia, bagi siapa saja yang menghalangi niat buruk para PKI ini akan di brantas dan di bunuh, seperti penculikan terhadap petinggi TNI yang mereka (PKI) anggap berpengaruh besar terhadap kegagalan rencana buruknya.

"Mudah-mudahan dengan pemutaran film ini, kejadian tersebut tidak kembali terulang di masa ini, sehingga masyarakat bisa hidup dengan damai dan sejahtera,"harap Kpt Inf Daud Sai.


Untuk diketahui, lanjut Danramil, nobar film pengkhianatan G30S/PKI ini menjadi agenda rutin korpnya hingga malam tanggal 30 September 2017 nanti, atau tepatnya pada hari Kesaktian Pancasila yang jatuh pada setiap tanggal 1 Oktober.

"Mulai malam ini setiap Babinsa bergantian gelar Nobar di desa binaan masing-masing. Nanti pada malam tanggal 30 September, baru kita laksanakan Nobar kembali di lapangan Garuda. Nanti semua Forkompinda dan OPD akan kita undang untuk ikut Nobar, "ucapnya.


Pemutaran film pengkhianatan G30S/PKI ini mendapat aspirasi dari warga. Salah satunya diutarakan oleh Budi warga Kecamatan Tebo Tengah. Dia berharap pemutaran film ini bisa dilaksanakan setiap tahunnya, dengan tujuan agar sejarah kelam ini tidak terulang kembali di kemudian harinya.

“Kami sangat senang dan terimakasih atas pemutaran film ini, dan bila perlu setiap tahunnya dilaksanakan. Karena dengan ini kami bisa merasakan betapa berartinya pengorbanan para pahlawan terdahulu dalam mempertahankan negara Indonesia, khususnya Pancasila, "pintanya. (p08)

This post have 0 komentar

Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement