Thursday, 28 September 2017

author photo
PORTALTEBO.com - Danrem 042 Gapu Kolonel Inf. Refrizal, Kamis pagi ini (28/9/2017), berkunjung ke Tebo.

Kunjungan ini untuk melaksanakan rapat evaluasi terkait penanganan Karhutla oleh Satgas Karhutla di Tebo wilayah Kodim 0416 Bungo Tebo.

Bertempat di aula Pendopo Rumah Dinas Bupati Tebo, Dandrem menyorot kondisi Taman Nasional Bukit 30 (TNBT) yang saat ini kondianya sudah sangat mengkhawatirkan.

Pasalnya, dari informasi yang diterima separoh lebih hutan TNBT sudah dirambah. "Informasi terakhir yang saya terima, hutan di bukit 30 (TNBT) hanya tersisa 30 sampai 40 persen saja,"kata Danrem sebelum memaparkan materi Rapat Evaluasi Penanganan Karhutla di Kabupaten Tebo Wilayah Kodim 0416 Bungo Tebo Tahun 2017, di aula Pendopo rumah dinas Bupati Tebo.

Menurut Dandrem, salah satu penyebab habisnya hutan di TNBT karena dirambah. Hal itu terlihat sudah banyak aparat yang melakukan penangkapan barang bukti dan pelaku

"Sudah berapa banyak kendaraan jenis tronton yang diduga bermuatan hasil rambahan yang ditangkap, baik ditangkap petugas kehutanan, polisi maupun TNI, "jelas dia.

Yang dikhawatirkan, lanjut Danrem, keberadaan satwa atau hewan buas dilindungi yang hidup di kawasan TNBT. "Seperti Harimau. Ini saya sedikit heran. Kemana keberadaan Harimau saat ini, sementara bukit 30 sudah banyak dirambah, "kata dia.

"Kita tidak pernah mendengar ada manusia dimakan Harimau di Bukit 30. Jadi heran saja kemana kemana Harimau di Bukit 30, "kata Danrem lagi.

Ditegaskan Danrem, pentingnya Satgas Karhutla karena selama ini Jambi khususnya Kabupaten Tebo dan Tanjung Jabung penyumbang hostpot terbanyak.

"Jadi kedatangan saya ke Tebo untuk rapat evaluasi terkait penanganan Karhutla oleh Satgas Karhutla di Tebo wilayah Kodim 0416 Bungo Tebo. Karena ini salah satu prioritas saya, "tutupnya. (p08)

This post have 0 komentar

Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement