Wednesday, 20 September 2017

author photo
PORTALTEBO.com - Sukandar Bupati Tebo sangat merespon positif atas kegiatan seminar terkait Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2017. Hal itu dikatakannya saat menghadiri seminar tersebut di aula Pendopo rumah dinas Bupati Tebo.

Sukandar hadir bersama wakilnya Syahla Arfan dan beberapa OPD. Kedatangan rombongan bupati ini terlambat dikarenakan ada sesuatu yang mendadak harua dikerjakan.

"Kami sebagai Pemda Tebo sangat apresiasi acara ini. Ini (keutuhan NKRI) sudah menjadi kekhawatiran kita semua, termasuk presiden. Alhamdulillah, adik-adik PMII telah memulainya, "kata Sukandar.

Menurut Sukandar, seminar tentang peraturan pemerintah peganti UU Nomor 2 Tahun 2017 tentang perubahan atas uu Nomor 17 Tahun 2013 tentang organisasi kemasyarakatan ini sangat penting untuk menjaga kesatuan NKRI.

Pasalnya, lanjut bupati dengan adanya seminar ini setidaknya bisa menumbuhkan kecintaan kita pada Indonesian.

Contoh yang perlu kita lihat, bilang Sukandar, seperti di Singapura, mereka tidak peduli siapa presidennya, yang penting bisa membuat Singapura maju, begitu juga Korea dan beberapa negara lainnya.

"Sementara, maaf kita masih disibukan dengan etnis dan beda keyakinan,"katanya.

Dengan adanya seminar ini, Sukandar berharap pada semua peserta bisa menjaga keutuhan NKRI, khususnya Tebo. "Saya ucapkan kepada seluruh peserta selamat mengikuti seminar,"pungkasnya.

Untuk diketahui, sesuai jadwal, pagi ini Rabu (20/9/2017), Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Tebo menggelar seminar terkait Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2017.

Seminar yang dilaksanakan di aula kantor KPUD Tebo ini, terpaksa dipindahkan ke aula pendopo rumah dinas Bupati Tebo. Pasalnya, mendadak pihak PLN melakukan pemadaman listrik.

Seminar yang dibuka langsung oleh Ir. Supadi Asisten III Sekda Tebo ini dihadiri langsung oleh Kapolres Tebo AKBP Budi Rahmat, Rosandi, SH Kasi Intel Kejari Tebo, Kamenag Tebo, Ketua KPUD Tebo, perwakilan dari TNI, ormas OKP, mahasiswa, pelajar, wartawan dan undangan lainnya.

Usai pembukaan, para undangan dan peserta seminar menandatangani prasasti ikrar mendukung UU Nomor 2 Tahun 2017.

Untuk nara sumber seminar ini adalah Dosen UIN STS Jambi Bahren Nurdin yang juga motivator pendidikan Provinsi Jambi, Akadimisi Lukman dan Basri Pimpinan Pondok Pesantren Raudatul Asror. (p01) 

This post have 0 komentar

Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement