Thursday, 14 September 2017

author photo
PORTALTEBO.com - Kantor Pengadilan Negeri (PN) Tebo di Km 12 Kompleks Perkantoran Bupati Tebo, Kamis pagi (14/09/2017) mendadak diserbu puluhan warga.

Warga yang datang tersebut melakukan unjuk rasa karena tidak terima putusan pengadilan terhadap 2 orang terdakwa dalam kasus 340 KUHP Pembunuhan berencana dengan vonis 7 tahun penjara.

Melihat banyaknya warga yang datang, PN Tebo meminta pihak kepolisian, Pol PP dan dibantu Damkar untuk melakukan pengamanan. Masa yang emosinya tidak bisa dibendung langsung mengobrak abrik kantor PN.

Ketua Pengadilan Negeri Tebo Ricky Fardinand, SH mengatakan bahwa kegiatan simulasi ini untuk mengantisipasi adanya aksi unjuk rasa yang disebabkan tidak puasnya pihak keluarga berhadap putusan pengadilan.

"Pada pengadilan negeri ada yang namanya Managemen Resiko, jadi di pengadilan negeri ini sebenarnya tempat rawan aksi, penyebabnya tidak lain adalah  tidak terima atas putusan pengadilan, atas  kasus yang disidangkan, maka dari itu kita menggelar kegiatan simulasi ini untuk mengetahui sejauh mana persiapan kita dalam menghadapi situasi,"jelasnya.

Dikatakannya juga, bahwa dalam pengamanan unjuk rasa ini PN Tebo dibantu oleh pihak kepolisian, Satpol PP maupun Damkar. Namun, warga yang kalah jumlah dari pihak keamanan berhasil didinginkan.

"Berkat bantuan gabungan pihak kepolisian, unjuk rasa berhasil dibubarkan," pungkasnya. (p08)

This post have 0 komentar

Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement