Thursday, 10 August 2017

author photo
PORTALTEBO.com-Persoalan drainase yang buruk kerap menjadi persoalan ditengah masyarakat, terlebih tidak maksimalnya drainase justru sering menjadi masalah baru seperti genangan air atau tidak berfungsinya dengan baik saluran air.

Fatalnya lagi pekerjaan drainase dikhawatirkan tidak sesuai dengan spesifikasi, terutama untuk wilayah perkotaan."Kami senang tahun ini pembangunan drainase banyak, tapi kami harap ini sesuai dengan standarnyalah,"sebut pria yang enggan identitasnya dipublikasikan ini.

Selain itu juga dikatakan beberapa warga pengguna jalan di Muara Tebo, tidak jarang dengan lemahnya sistem drainase di perkotaan maupun di pedesaan justru mengakibatkan luapan air ke badan jalan saat musim hujan.

"Kami minta dewan proaktiflah mengawasi pekerjaan parit, apalagi inikan proyeknya banyak, sayang kalau hasilnya justru sia sia,"ujar sebut beberapa pengguna jalan di Pasar Muara Tebo.

Seperti diketahui bahwa sebagaimana ditayangkan pada Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SiRUP) bahwa ada sekitar 51 Pekerjaan Drainase dengan metode pemilihan penyedia penunjukan langsung.

Adapun yang terbesar untuk kategori Belanja Modal Jalan, Irigasi, dan Jaringan senilai Rp 412 Juta di Jalan 09 dan Rp 302 Juta di wilayah Jalan 06 Wirotho Agung Kecamatan Rimbo Bujang, kemudian yang terkecil Rp 99 Juta di Gang Karjanah RSUD Kabupaten Tebo.

Sementara untuk pekerjaan irigasi atau drainase lainnya tersebar di sejumlah kecamatan dengan nilai pekerjaan bervariasi, detailnya lihat pada SiRUP.



Sementara untuk pekerjaan irigasi atau drainase lainnya tersebar di sejumlah kecamatan dengan nilai pekerjaan bervariasi, detailnya lihat pada SiRUP.(red)

This post have 0 komentar

Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement