Sunday, 27 August 2017

author photo
PORTALTEBO.com - Kepala Departemen Agama Kabupaten Tebo Zostapia mengaku mendukung tim saber pungli yang menindak tegas jajarannya yang tidak jujur. Diakuinya, sejak awal dia memimpin Kemenag Tebo, sudah berkali-kali menyampaikan kepada jajarannya agar tidak melakukan hal tersebut.

" Ini juga sebagai evaluasi bagi kawan-kawan yang lain agar tidak terulang," katanya.

Dijelaskan Kamenag, untuk besarkan biaya nikah adalah Rp 600 ribu. Itu, kata dia, sudah termasuk biaya perjalanan. "Jadi sangat disayangkan jika terjadi pungutan," ucapnya.

"Kita tunggu saja keputusan dari penegak hukum, kita berpedoman pada keputusan kepolisian. Nanti baru akan dibarengi dengan proses administasi kepada yang bersangkutan," singkatnya.

Diketahui, beberapa hari yang lalu Satgas Saber Pungli Tebo OTT oknum pegawai kantor KUA Kecamatan Rimbo Ilir. Dari oknum pegawai ini, Satgas Saber Pungli mengamankan uang Rp 1 juta dan berkas atau dokumen nikah.

Adanya OTT dan dugaan Pungli ini dibantah oleh Musa Kepala KUA Kecamatan Rimbo Ilir. " Saya tidak pernah memerintahkan atau menerima pungli. Ini hanya salah persepsi saja, "kata Musa. (p01) 

This post have 0 komentar

Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement