Wednesday, 16 August 2017

author photo
PORTALTEBO.com - Berdasarkan laporan dari masyarakat bahwa rumah kosong yang berada di Gang Ayah Jl 6 Kelurahan Wirotho Agung Kecamatan Rimbo Bujang, sering disinggahi dan menjadi ajang bermain anak-anak sekolah yang terindikasi bolos sekolah.

Sat Pol PP Rimbo Bujang langsung bergerak dan berhasil mengamankanya 6 orang pelajar. Selanjutnya, keenam orang pelajar tersebut diserahkan ke Polsek Rimbo Bujang untuk dilakukan pembinaan. Pasalnya, salah satu pelajar yakni (BM) 14 Th siswa dari SMPN 3 Tebo didapati membawa senjata tajam jenis badik kecil, Selasa (15/8/2017).

Menyikapi hal tersebut Kapolsek Rimbo Bujang AKP Sarehat, SH bersama Bhabinkamtibmas Brigpol Roy Situmorang langsung merespon menyelesaikan permasyalahan tersebut secara musyawarah mufakat. Dalam penyelesaian tersebut dihadiri perwakilan dari guru sekolah SMPN 3 Tebo, Personil Sat Pol PP Pos Rimbo Bujang dan dihadiri wali murid.

Kapolsek Rimbo Bujang AKP Sarehat, SH menyampaikan agar kejadian seperti ini tidak terulang kembali dan menekankan lebih baik aktif diorganisasi sekolah serta semangat belajar.

“Kita harus olah pikir. Belajar dan terus berkarya untuk meraih cita-cita,”ujar Kapolsek Sarehat.

Danpos Pantau Sat Pol PP Rimbo Bujang Hendra Julianto saat dikonfirmasi membenarkan telah menangkap Enam orang pelajar bolos sekolah dirumah kosong bertempat di Gang Ayah Kelurahan Wirotho Agung untuk dilakukan pembinaan.

“Benar Kita telah mengamankan pelajar yang bolos sekolah sebanyak Enam orang. Satu diantaranya kita serahkan ke Polsek Rimbo Bujang dikarenakan membawa sajam jenis badik kecil,”papar Danpos Pol PP.

Sementara Wakil Kepala Sekolah SMPN 3 Tebo Bidang Kesiswaan Winari S.Pd mengucapkan banyak terimakasih, permasyalahan ini dapat diselesaikan secara kekeluargaan dan telah memberikan masukan yang positif.

“Terimakasih kepada Polsek Rimbo Bujang dan Sat Pol PP yang telah memantau atau memonitor terkait siswa kami yang berada diluar sekolah pada saat jam belajar. Kami para dewan guru akan memberikan pembinaan diruang lingkup sekolah, sedangkan untuk diluar sekolahan para orang tua murid lebih dominan untuk mengawasi anak-anaknya,”tutupnya. (red) 

This post have 0 komentar

Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement