Saturday, 12 August 2017

author photo
PORTALTEBO.com - Anggota Koramil 416-05 Muara Tebo melaui Srd Dasiman Babinsa Lubuk Mandarsah Kecamatan Tengah Ilir, ikut memfasilitasi sengketa lahan antara Suku Anak Dalam (SAD) kelompok Temenggung Bujang Itam dengan PT WKS, di Areal PT WKS distrik VIII, Sungai Ibul Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabar), Rabu (9/8/2017).

Srd Dasiman, kepada PORTALTEBO.com menjelaskan bahwa keterlibatan dirinya pada penyelesaian sengketa lahan tersebut karena undangan dari pihak PT WKS. Dalam undangan tersebut, PT WKS minta kepada dirinya untuk membantu pengaman terkait wilayah desa Lubuk Mandarsah berbatasan langsung dengan wilayah Kabupaten Tanjabar dan Batanghari.

"Selain itu karna saya rata-rata kepala atau temenggung SAD yang ada sudah kenal lama sama saya. Terutama temenggung yang dari wilayah Tebo yang hadir tapi tidak masuk dalam permasalahan, "ujar Srd Dasiman, Sabtu (12/8/2017).

Dalam mediasi, lanjut Srd Dasiman, ada 5 poin yang disepakati antara SAD dan PT WKS diantaranya, terhadap klaim Temenggung Bujang Itam akan peninjauan lapangan atau indentifikasi objek. Hal ini akan dilaksanakan pada Senin, 14 Agustus 2017 sekitar pukul 10.00 Wib.

Selanjutnya, tim yang terlibat pada kegiatan tersebut adalah PT WKS, Dinas Kehutanan Provinsi Jambi, pendamping dari LP2LH, tim KKSR Observasi, pihak kepolisian dari Kabupaten Tanjabar dan Batanghari. Kemudian, pembahasan data lapangan akan dibahas pada tanggal 21 Agustus 2017. Selanjutnya, akan dibangun kesepakatan pada awal September 2017.

Terakhir, SAD dilarang melakukan pengancaman dan intimidasi terhadap karyawan perusahaan dan menghentikan aktivitas perusahaan.


Dalam mediasi itu, beber Srd Dasiman, dihadiri oleh pihak PT WKS, Temenggung SAD dari kelompok Bujang Itam yang didampingi oleh Temenggung Bujang Akar, Temenggung Tupang, Menti Kulup dan Menti Juki. Juga dihadiri pendamping dari LP2LH, tim KKSR Observasi Provinsi Jambi, Dinas Kehutanan Provinsi Jambi, Kepala Desa Belanti, Polres Tanjabar dan Polres Batanghari.

"Alhamdulillah, meski SAD banyak yang bawa senjata api rakitan jenis kecepek, mediasi berjalan dengan aman dan tertib. Senin besok tim akan melakukan pengecekan lahan yang menjadi tuntutan SAD, "tuntas Srd Dasiman. (p01) 


This post have 0 komentar

Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement