Monday, 24 July 2017

author photo
Photo : nuansajambi.com
PORTALTEBO.com, JAMBI – Informasi penting bagi para konsumen pangan segar seperti beras, khususnya para konsumen di Jambi. Pasalnya, belakangan ini Perkumpulan Lembaga Perlindungan Konsumen Nusantara Indonesia (LPKNI) banyak menemukan beras kemasan tanpa kode Kementerian Pertanian (Kementan) yang beredar diperjual belikan.

Hal ini sebenarnya sudah sejak lama berlangsung. Hanya saja kita tidak jeli untuk melihatnya. Demikian yang disampaikan oleh Ketua LPKNI, Kurniadi Hidayat saat melakukan Konferensi Pers di Kantornya yang berada di Jalan Kapten Pattimura No. 87A, RT. 47, Kenali Besar, Kota Baru, Kota Jambi, Sabtu (22/7).

Dirinya mengungkapkan, pihaknya juga sudah melaporkan hal tersebut ke Satuan Tugas (Satgas) Pangan Provinsi Jambi yang diketuai Ditreskrimsus Polda Jambi. Harapannya agar Satgas Pangan dapat mengusut tuntas para pengusaha beras yang nakal.

"Untuk sementara, diduga PT. Sejahtera dan PT. Sri Murti dan Abadi Makmur itu sudah kita datangi kantornya di kawasan pasar,” kata Ketua LPKNI Jambi Kurniadi Hidayat kepada Awak Media, Sabtu (22/7).

Selain itu, Kurniadi juga mengatakan hasil investigasi timnya di lapangan, beberapa perusahan terbukti tidak memiliki izin dari Kementan untuk menjual beras dalam bentuk kemasan. Untuk memperoleh nomor pendaftaran pangan segar yang berlaku jangka waktu 5 tahun itu harus memenuhi persyaratan dengan melampirkan sertifikat jaminan mutu dan keamanan pangan.

“Sebelum diedarkan dilakukan pengujian di laboratorium, baik uji meliputi batas maksimal, cemaran kimia dan bahan berbahaya lainnya, sesuai dengan standar nasional Indonesia (SNI),” jelas Kurniadi.

Maka dari itu, pihaknya mendesak satgas pangan yang melibatkan pihak kepolisian untuk turun ke lapangan menindalanjuti hal tersebut. Jika perlu ditindak dengan tegas. Kurniadi juga menyayangkan instansi terkait seperti Badan Ketahan Pangan baik Kota Maupun Provinsi belum memperhatikan hal yang bisa jadi membahayakan para konsumen itu. Ia pun mempertanyakan pengawasan dari lembaga ini.

“Jadi masyarakat harus hati-hati dalam membeli beras. Apalagi tidak ada izin dan uji laboratorium. Kami juga meminta pihak kepolisian turun, serta pihak terkait yang melingkupi hal ini,” tegas Kurniadi. (Bahara Jati/red)

Link Artikel : https://nuansajambi.com/2017/07/23/waspada-beras-tanpa-izin-kementan-beredar-di-jambi/

This post have 0 komentar

Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement