Wednesday, 5 July 2017

author photo
PORTALTEBO.com - Ujian tenaga honorer Pemkab Tebo yang bakal dilaksanakan Kamis besok (6/7/2017), mendapat sorotan yang kurang sedap dari kalangan masyarakat Tebo. Bahkan beberapa dari masyarakat mengkaitkan ujian ini dengan politik Pilkada terdahulu.

Terkait sorotan ini, Bupati Tebo H. Sukandar menjelaskan bahwa ujian untuk para tenaga honorer dilakukan untuk melanjutkan rencana kerja dari Pj Bupati dan Plt Sekda sebelum dirinya bersama Syahlan dilantik menjadi Bupati dan Wabup Tebo.

“ Kemarin Pj Bupati mengatakan mau tes dan seleksi kok dak jadi. Makanya saya hanya menindaklanjuti, ini kebijakan Pj Bupati sebelumnya,” jelasnya.

Dikatakan Sukandar, ujian ini pernah dijadwalkan pada tahun 2016 lalu. Adapun tujuan pelaksanaan ujian ini untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) para tenaga kontrak. Sayangnya tidak terlaksana sesuai jadwal. Untuk itu, dia berharap ujian ini bisa terlaksana dengan baik dan penitia bekerja sesuai dengan aturan.

Disinggung terkait jumlah tenaga honorer yang dibutuhkan, Sukandar mengakui belum menerima laopran, dirinya juga meminta kepada intansi untuk mendata jumlah ASN, dari jumlah tersebut akan diketahui berapa jumlah yang dibutuhkan. "Belum menerima laporan berapa tenaga honorer yang dibutuhkan, "tutupnya.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, jelang pelaksanaan ujian tes tertulis tenaga kontrak atau honorer dilingkup Pemkab Tebo, Ratusan tenaga kontrak pada Selasa dan Rabu (4-5/7/2017) mendatangi kantor BKPSDM Tebo untuk mengikuti tes menjadi tenaga kontrak Pemkab Tebo.

Sementara pihak BKPSDM Tebo memberi tenggang waktu selama 2 hari untuk pengambilan nomor ujian. Yang mana jadwal ujiannya akan diselenggarakan pada hari kamis tanggal 6 juli 2017 nanti.

Terkait hal tersebut, kepala BKPSDM Tebo, Haryadi, jumlah peserta yang bakal mengikuti tes tertulis sebanyak 981 peserta. Dikatakannya juga, bahwa pihaknya menetapkan tanggal 4 hingga 5 juli 2017 adalah jadwal pengambilan nomor peserta ujian sementara tanggal 6 adalah jadwal ujiannya.

Dijelaskan Haryadi, bahwa untuk jumlah kursi dan tempat pelaksanaannya nanti pihaknya sudah menyediakan dua tempat yaitu aula utama kantor Bupati Tebo sebanyak 600 dan aula Dikbupora 400 kursi.

Untuk soal ujian, lanjut Haryadi, akan diambil dari pusat sebanyak 100 soal. Sementara, untuk pengumuman hasil tes nantinya akan disampaikan kepada peserta pada tanggal 20 juli 2017 mendatang.

"Soal ujian langsung dari pusat, dan hasil tesnya nanti akan diumumkan pada tanggal 20 juli mendatang. Jelang hasil ujian itu keluar, para pegawai kontrak kita rumahkan dulu," kata Haryadi. (tim) 



This post have 0 komentar

Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement