Thursday, 27 July 2017

author photo
PORTALTEBO.com - PT LAJ yang beraktivitas di Desa Suo-Suo Kecamatan Sumay, Tebo, diduga telah menabrak aturan dan mengindah hak karyawan. Dugaan ini diposting ke media sosial oleh pemilik akun Hendra Pangestu.

Pada postingan tersebut pemilik akun Hendra Pangestu membeberkan 3 poin yang dilanggar oleh PT LAJ dan sangat merugikan pekerja atau karyawan yakni, BHL yang  menerima  tunjangan  hari raya  tidak  sesuai  dengan  masa  kerjanya.

Karyawan  kontrak  dan  karyawan  tetap  tidak  sepenuhnya  di berikan  pasilitas  sebagai  mana  kewajiban perusahaan terhadap pekerja seperti, Jamsostek, Kartu Jaminan Pensiun, dan tidak diberikan slip gaji perbulan.

Selanjutnya, perusahaan dituding memutuskan hubungan kerja dan melakukan penahanan gaji karyawan yang menanyakan dua poin diatas. Hal ini dilakukan oleh pihak perusahaan secara sepihak tanpa ada kordinasi dari pihak manajemen atau HRD.

Pada postingan tersebut, pemilik akun Hendra Pangestu minta kepada dinas terkait dalam hal ini Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tebo dan Provinsi Jambi, agar melakukan  peninjauan ke PT. LAJ yang  berada  di desa Suo-Suo Kecamatan Sumay Kabupaten Tebo. Pasalnya, dia menduga jika PT LAJ telah membuat pekerja tidak mendapatkan hak mereka sebagai buruh.

"UNTUK  DINAS  KETENAGA              KERJAAN KAB TEBO N PROPINSI

DIBERITAKAN  KEPADA  dinas terkait
Agar supaya  melakukan  peninjawan  Ke PT, laj yang  berada  di desa  suo suo, kab tebo
Karna  prusahaan tersebut  sudah  membuat  pekerja  tidak  mendapatkan  hak  mereka  sebagai  buruh  yang  seperti diwajib  kan  dinas  Terkait,
Beberpa  hal  yang  sangat  merugikan  pekerja
1.  BHL yng  menerima  tunjangan  hari raya  tidak  sesuai  dengan  masa  kerjanya
2. Karyawan  kontrak  dan  karyawan  tetap  tidak  sepenuhnya  di berikan  pasilitas  sebagai  mana  kewajibam  perusahaan  terhadap  pekerja
Seperi  ,JAMSOSTEK, KARTU JAMINAN  PENSIUN, N TIDAK  DI BERIKAN  SLIP  GAJI  PERBULAN

3. MEMUTUSKAN  HUBUNGAN  KERJA  N MELAKUKAN  PENHAN  gaji  terhadap  karyawan  yang  berusaha  mempertanyakan  hal 2 tersebut ,secara  sepihak  tanpa  ada  koordinasi  dari  pihak  Manajemen  atau  HRD ,
Tanpa  prosedur  yang  jelas
Bagi  pekerja

Mohon  kepada  dinas  terkait  untuk bisa  memberikan  rasa  aman n melakukan  sidak terhadap oknum 2 prusaahan  yang merugikan  para  buruh  di kab  tebo ini kepada  pekerja  di pt  apapun  yang  berada  dibawah  pengawasan  dinas  terkait," tulis pemilik akun Hendra Pangestu 59 menit yang lalu. (red) 

This post have 0 komentar

Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement