Wednesday, 12 July 2017

author photo
"Prioritas Bagi Status Lahan Yang Sudah Jelas"

PORTALTEBO.com-Pemerintah Kabupaten Tebo di bawah kepemimpinan Bupati Tebo H Sukandar dan Wakilnya Syahlan sudah mulai ancang-ancang untuk mengambil langkah dalam membangun Masjid Agung Mini Kecamatan pada Tahun 2018 mendatang.

Adapun Pembangunan Masjid Agung Mini Kecamatan yang akan dibangun dengan anggaran tidak lebih dari Rp 5 Milyar ini nantinya akan diprioritaskan atau didahulukan bagi kecamatan yang sudah jelas status lahan untuk lokasi pembangunan masjid tersebut.

Bupati Tebo H Sukandar saat dijumpai sejumlah awak media mengatakan bahwa pembangunan Masjid Agung Mini Kecamatan akan melihat status lahannya terlebih dahulu, jika status lahan sudah jelas, baru dibangun.

"Yang kita dahulukan tentunya yang status tanahnya sudah jelas, saat ini yang sudah saya dapat konfirmasi soal lahan adalah Kecamatan VII Koto Ilir, yang lain masih sedang dibahas. Kalau untuk di Sumay kemarin saya sempat ngobrol, sepertinya akan dibangun dekat dengan Kantor Camat,"ujar H Sukandar.

Seperti dikatakan oleh Wakil Bupati Tebo, Syahlan bahwa dalam mengembangkan sarana dan prasarana tempat ibadah ini, Pemerintah Kabupaten Tebo akan membangun masjid Agung mini di setiap kecamatan dengan perencanaan pembangunan 3 Masjid pada setiap tahunnya.

"Insya Allah Pembangunan Masjid Agung mini dengan perancanaan 1 tahun dibangun 3 masjid," ungkap Syahlan.

Lebih jauh dikatakannya lagi, Pembangunan 3 masjid agung mini dalam 1 tahun direncanakan akan dimulai pada tahun depan, mengingat dalam pembagiannya nanti pada akhir periode nantinya semua akan bisa direalisasikan sesuai dengan harapan.

"Masjid akan dibangun rencananya pada tahun 2018 mendatang,"pungkasnya.

Sementara itu untuk detail desain bangunan maupun kelengkapan dari Masjid Agung Mini Kecamatan ini masih dalam penyusunan.(p07)

This post have 0 komentar

Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement