Tuesday, 25 July 2017

author photo
PORTALTEBO.com - Sepertinya permasalahan Perusahaan Perkebunan Kelapa Sawit PT. Persada Alam Hijau (PAH) dengan Koperasi Unit Desa Olak Gedong Melako Intan (OGMI) Kelurahan Sungai Bengkal Kecamatan Tebo Ilir akan terus berlanjut. Pasalnya, dari pemaparan hasil audit dari Kantor Akuntan Publik (KAP) Drs. Basri Hardjosumarto Dan Rekan yang beralamat di Jl. Gubeng Kertajaya III F/ 10 Surabaya dapat diambil kesimpulan bahwa keuangan PT PAH untuk tahun 2015 Dan Tahun 2016 mengalami defisit.

Tidak tanggung-tanggung, divisit yang dialami oleh perusahaan ini sekitar 37 Milyar. Akibatnya, bagi hasil yang ditunggu kurang lebih 975 orang petani dengan luas lahan ,1789 hektar belum bisa dilaksanakan. Hal ini disampaikan langsung oleh Sudebyo, salah satu akuntan KAP Basri Hardjosumarto saat pemaparan hasil audit diaula Badan Perencanaan, Pembangunan, Penelitian Dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Kabupaten Tebo, Selasa (25/7/2017).

Dihadapan Sekda Tebo, Perwakilan Dandim Bute, Perwakilan Polres Tebo, Kadis PM PTSP, Koperasi, UKM, Kasatpol PP, Kakan Kesbangpol, Kabid Binus Disbunnakkan, Kapolsek Tebo Ilir, Sekcam Tebo Ilir, Manajemen PT PAH Dan Pengurus KUD OGMI, Basri mengatakan bahwa hasil audit tersebut nantinya juga akan dilaporkan kepada menteri keuangan.

"Yang kita audit hanya keuangan PT.PAH pada tahun 2015 dan tahun 2017, sedangkan tahun- tahun sebelumnya tidak bisa diaudit lagi karena sebelumnya sudah diaudit oleh tim audit lain. Dan hasil audit ini akan kita laporkan ke Kementerian," tuturnya.

Diakuinya bahwa yang diaudit itu hanya laporan keuangan yang disampaikan oleh manajemen PT.PAH. "Yang kami audit hanya laporan keuangan dari manajemen saja, bukan berdasarkan kondisi lapangan," ujarnya.

Sementara, Ishak, Ketua KUD OGMI mengatakan bahwa pihaknya belum bisa memutuskan apakah menyetujui ataupun menolak hasil audit tersebut. Pasalnya, dia harus mempelajarinya terlebih dahulu terkait hasil audit tersebut.

"Karena hasil audit ini baru kami terima hari ini, jadi tidak mungkin bisa kami pahami dalam hitungan jam, kecuali sebelumnya kami sudah menerima hasilnya," katanya.

Menurut dia, tidak mungkin biaya operasional kebun PT PAH bisa sebesar itu karena pantauan kami dilapangan dua tahun terakhir perawatan kebun yang dilakukan oleh pihak perusahaan sangat minim sekali.

"Paling banyak hanya 30 persen dari seluruh luas lahan yang bersih, sisanya masih semak. Bahkan diameter kayu liar yang tumbuh sudah rata- rata berdiameter 20 Centi Meter, yang artinya umur kayu yang tumbuh minimal sudah dua tahun lebih, jadi yang kami pertanyakan apa saja yang dirawat hingga biayanya sebesar itu," bebernya.

Dikatakannya juga, sebagaimana pertemuan pada tanggal 02 Maret 2017 diaula Sekda Tebo beberapa waktu lalu, telah disepakati bahwa petani akan menerima pembagian hasil setelah keuangan PT PAH diaudit.

"Mau plus atau minus hasil keuangan perusahaan kami tidak peduli, lah minusnya juga karena kelalaian pihak perusahaan, tidak adil rasanya akibat kelalaian PT. PAH petani yang dirugikan," katanya lagi.

Menanggapi hal ini Fargus Yunindar Dunda, General Manager (GM) PT.PAH mengatakan, melihat kondisi keuangan perusahaan saat ini tidak mungkin pihak perusahaan bisa mengeluarkan hasil sebagaimana perjanjian kerjasama antara PT. PAH Dan KUD OGMI.

"Supaya bisa bagi hasil dengan kondisi keuangan perusahaan sekarang, sebaiknya perjanjian awal atau MOU antara PT.PAH Dan KUD OGMI harus direvisi. Kita bentuk tim dari masing- masing pihak untuk melaksanakan Adendum MOU tersebut," sebutnya.

Dari pantauan PORTALTEBO.com, setelah melaksanakan pertemuan diaula Bappelitbangda siang harinya manajemen PT.PAH dan pengurus KUD OGMI kembali melakukan pertemuan diruang Kakan Kesbangpol Tebo hingga pukul 18.00 Wib.

Seperti diberitakan sebelumnya, hasil audit keuangan PT.PAH akan disampaikan oleh Akuntan KAP Drs. Basri Hardjosumarto di aula Melati kantor Bupati Tebo. Karena suatu halangan pemaparan hasil audit tersebut dialihkan diaula Bappelitbangda Tebo. (p01) 

This post have 0 komentar

Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement