Wednesday, 26 July 2017

author photo
Kantor BRI Teras Simpang Niam terlihat tutup pasca insiden perampokan 26-7-2017 
PORTALTEBO.com - BRI Teras Simpang Niam, di Jalan Lintas Tebo, Desa Mangupeh, Kecamatan Tengah Ilir, jadi sasaran kawanan rampok yang beraksi siang hari pukul 13.10 itu, Selasa (25/7/2017).

Menurut saksi mata, Edi mengatakan bahwa kawanan perampok tersebut berjumlah 4 orang. Usai melakukan aksinya, para perampok melarikan diri ke arah Kota Tebo. "Mereka pakai tutup kepala (sebo) dan helm. Usai merampok, mereka langsung kabur pakai sepeda motor ke arah Tebo, "ujar Edi yang bekerja di toko bangunan disebelah kantor BRI Teras Simpang Niam, Rabu (26/7/2017).

Diakui Edi, hari itu aktivitas BRI berjalan sebagai mana biasa. Namun, tiba-tiba ada yang belari keluar dan langsung kabur menggunakan sepeda motor.

Dalam waktu bersamaan, lanjut Edi, ada teriakan minta tolong dari dalam kantor BRI. "Kita disini ramai-ramai langsung mendatangi kantor BRI, dan baru tahu kalau baru saja terjadi perampokan, "ungkapnya.

Hal senada juga dikatakan Bapak pemilik toko disamping BRI Teras Simpang Niam. Dia ngaku, begitu tahu baru saja terjadi perampokan, dia langsung menghubungi polisi. "Beberapa menit saya telepon, polisi langsung datang dan melakukan olah Tkp, "kata bapak ini.

"Mudah-mudahan polisi segera menangkap pelakunya," kata bapak ini berharap.

Seperti yang dikutip dari jambi-independent.co.id, aksi perampokan kembali terjadi di wilayah hukum Polres Tebo. Tak tanggung-tanggung, kali ini BRI Teras Simpang Niam, di Jalan Lintas Tebo Jambi, Desa Mangupeh, jadi sasaran kawanan rampok yang beraksi siang hari pukul 13.10 itu, Selasa (25/7/2017).

Dari kejadian itu, para pelaku berhasil membawa kabur uang tunai Rp 131.885.000,- dari bank. Dugaan sementara, ada empat orang pelaku dalam kejadian ini. Tiga orang beraksi di dalam, sementara satu lagi menunggu di atas sepeda motor yang sengaja dibiarkan dalam keadaan hidup.

Informasi yang dihimpun, siang itu seorang pria masuk ke dalam bank yang masih di bawah BRI unit Sungai Bengkal, Kecamatan Tengah Ilir, Kabupaten Tebo. Saat itu, di dalam bank ada tiga orang. Satu orang teller bernama Afif, Customer Service bernama Muksin, dan nasabah yaitu Anwar.

Pria yang mengenakan helm dan masker itu, langsung mendatangi teller, sambil memegang senjata api (senpi). Dia langsung memerintahkan teller untuk menyerahkan uang. Tak lama, masuk lagi dua pria yang juga masih memakai helm.

Salah seorang pelaku langsung memukul Muksin, hingga tak bisa berbuat apa-apa. Saat itu, pelaku juga langsung mengambil tas milik Anwar berisi uang Rp 6.750.000,- yang rencananya akan disetor.

Untuk mengamankan situasi, Afif, Muksin dan Anwar diperintahkan masuk ke ruang belakang bank. Di sana mereka dijaga. Lalu, salah seorang pelaku memerintahkan Afif mengambil uang di laci meja teler.

Di sana, pelaku mengambil uang di laci BRI sekitar Rp 124.335.000, lalu setoran nasabah Rp 800.000,-. Setelah itu, ketiga orang tadi dimasukkan ke dalam ruang CCTV dan dikunci. Ketiga pelaku lantas pergi menggunakan dua unit sepeda motor Honda Mega Pro warna putih, dan Honda Revo warna hitam.

Usai kejadian itu, ketiga korban tadi berusaha keluar dari ruangan tadi. Setelah berhasil lolos, kejadian ini pun langsung dilaporkan ke pihak kepolisian untuk ditindaklanjuti. Polisi yang menerima laporan pun langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Kasat Reskrim Polres Tebo AKP Maruli Hutangalung, mengatakan bahwa saat personel Polres Tebo dan jajarannya sedang menyelidiki kasus ini. “Kita sudah terima laporannya. Tim masih bekerja keras melacak keberadaan pelaku,” kata dia.

Belum bisa diketahui, apakah polisi berhasil mendapat rekaman CCTV dari bank tersebut, yang bisa menguak identitas pelaku. “Anggota masih mendalami kasus ini,” kata mantan Kapolres Tanjab Barat itu. (red)


This post have 0 komentar

Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement