Didatangi KPK, Zola Akui Besok Dijadwalkan ke Samsat dan Pelayanan Satu Atap

- 18:04:00
advertise here
PORTALTEBO.com - Gubernur Jambi Zumi Zola menyampaikan beberapa waktu lalu dirinya memang meminta KPK RI untuk melakukan pengarahan di Provinsi Jambi.

Karena itu besok Selasa (11/7/2017) dijadwalkan ke Samsat dan Pelayanan Satu Atap.

Zola mengatakan jika pihaknya fokus memberikan arahan mulai dari tingkat Provinsi dan dilanjutkan ke Kabupaten Kota.

"Selanjutnya akan memanggil semua Sekda, Inspektorat dan Keuangan. Karena ini penting sekali, sebelum ini masuk ke ranah hukum inspektorat harus tajam dulu ya. Saya sangat setuju sekali, nanti ada MOU dalam bentuk untuk memperbaiki administrasi," kata Zola pada awak media usai mengelar rapat tertutup dengan Tim Kasatgas Supervisi Pencegahan KPK RI di rumah dinas, Senin (10/7/2017).

Menurut Zola, diantara poin diskusi mereka adalah bahwa permasalahan korupsi kadang terjadi karena ketidaktahuan prosedur birokrasi dan adiministrasi. "Saya meminta juga Kasatgas KPK untuk secepatnya melakukan rakor yang akan dihadiri seluruh forkopimda se-Provinsi Jambi," pungkas Zola.

Zola berharap, ketika pelaksanaan Rakor nanti agar Bupati Walikota turut hadir, tidak mengutus perwakilan.  "Jadi jangan ada alasan, saya tidak tahu itu, kemudian juga DPRD. Ini semata mata untuk kebaikan pembangunan di Provinsi Jambi, baik itu Kota maupun Kabupaten," terang Zola.

Zola menegaskan bahwa pihaknya dari awal sudah meminta agar KPK RI datang ke Jambi. Karena menurut Zola niatannya adalah untuk pencegahan, dari tidak tahu menjadi tahu. "Kalau sudah terjadi penindakan mau ngomong apa sudah telat" kata Zola.

Zola mengharapkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang ada di Provinsi Jambi mengetahui dan memahami aturan. Selanjutnya Zola mengakui pihaknya sudah menjadwalkan untuk meninjau Samsat dan Pelayanan Satu Atap besok. "Karena keuangan banyak disitu, jangan sampai nanti ada kesalahan secara hukum disitu karena kami tidak menginginkan itu," katanya.

Ia mengatakan selama ini pelayanan satu atap sudah cukup baik. "Perizinan bagus tinggal lagi catatannya apa yang kurang. Itu saya minta juga supaya lebih baik lagi, karena itu berhubungan dengan uang perizinan. Celah celah yang beresiko dengan hukum, kita tidak inginkan itu terjadi kedepan," pungkas Zola. (red)

Sumber : jamberita.com