Monday, 19 June 2017

author photo
PORTALTEBO.com - Hadapi program kerja tahun 2018 Dewan Kesenian Jambi (DKJ)  berencana mengadakan studi banding ke 3 Kota pada Oktober mendatang. Kota-kota yang dipilih menjadi tujuan merupakan kota yang menjadi barometer perkembangan seni budaya dan ekonomi kreatif Indonesia. Ketiga kota tersebut,  yakni Jakarta,Yogyakarta dan Surabaya.

Hal ini terungkap saat buka bersama Pengurus DKJ, Minggu (18/6) di Tempoa Inn Jelutung yang dihadiri Ketua Harian DKJ,  Alamsyah Amir. "Kita akan berusaha mengajak pengurus studi banding, untuk lebih banyak belajar lagi"  kata Alamsyah Amir yang juga merupakan Plt Kasubag Humas Polresta Jambi.

Alamsyah Amir akui bahwa DKJ selama ini belum banyak berbuat, tetapi dengan studi banding ini, akan ada penyegaran dan bisa membuat program-program yang brilian untuk kemajuan kesenian Jambi di masa mendatang.

Rencana studi akan mengikuti 5 komite,  yaitu Sastra (Titas Suwanda), Teater (Zaidan), Senirupa (Sanusi), Musik (Wawan Hasan) dan beberapa pengurus
lainnya.

Terkait rencana studi banding tersebut,  Sakti Alam Watir,  Ketua Umum DKJ periode 2005, mengapresiasi dan siap mendukung rencana tersebut.  "Hal yang belum pernah dilakukan DKJ dalam dua dekade terakhir kepengurusan DKJ.  Studi banding itu penting dalam rangka penguatan SDM pengurus.  Saya yakin Gubernur juga akan mendukung,"  kata Sakti.

"Apalagi mengingat peran penting DKJ sebagai penasehat Gubernur Jambi di bidang kesenian,  dan Gubernur juga selaku pelindung DKJ, " pungkas Sakti. (p01) 

This post have 0 komentar

Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement