Tuesday, 6 June 2017

author photo
PORTALTEBO.com-Sungguh malang nasib kakek tua yang biasa berjualan pisang keliling di Kota Baru Jambi, ia harus mengalami kerugian Rp 1,1 Juta uang tabungannya untuk merayakan lebaran tahun ini karena di rampok oleh Tiga orang menggunakan Mobil Avanza berwarna cream.
Berikut dikutip media ini pada postingan akun TommyReza Chokolatoz :

"Yang sabar ya pak,

buat kalian yang sering pulang pergi melewati kota baru, pasti tidak asing lagi sama bapak ni.... belilah pisangnya tanpakalian minta nego..... kasian bapak ini baru saja kehilangan uang tabungannya yang di tabungnya buat beli kursi, agar bisa ikut merayakan hari lebaran.

bapak ni penjual pisang keliling,
dan bapak ini
baru saja kehilangan uang sekitar 1,1 jt di dalam sakunya...

jadi kronologinya.. sekitar jam 9 pagi saya lewat kota baru (depab gor) melihat bapak ini teriak teriak, "rampok" "rampok" di bantu dengan ibu petugas sapu jalan, mereka berteriak meminta bantuan..
sontak saya berhenti dan menanyakan

rupanya bapak ini habis di rampok dengan kronologi perampok tersebut meminta bapak(penjual pisang) masuk ke dalam mobil, dengan alasan mau membeli se sisir pisang.. .. karena malu membeli pisang di bulan puasa,  jadi si bapak di minta masuk kedalam mobil, dengan maksud transaksi di dalam mobil saja.... bapak yang semangat bahwa dagangannya laku, mengikuti permintaan nya... sesampai di dalam si bapak di beri 15rb(harga pisang yang di beli) namun saat mau turun dari mobil, pintunya di kunci oleh pengendara tersebut dan di sana mereka mengerogoti kantong si bapak.

penjelasan si bapak ada 3 orang di dlm mobil, dengan ciri mobil avanza/inova warna cream,

padahal uang tersebut di bawak bapak itu untuk menyetor ke toko kursi, karena dia memesan kursi buat ikut lebaran....

untuk perampok, apa kalian berfikir...
kalau bapak tersebut telah susah?? 
berapa lama dia mengumpulkan uang sebanyak itu hanya dengan jualan pisang? 
apa kalian dak punya hati nurani di hulan puasa ini?? 

yang sabar ya pak".
Sementara itu terkait kejadian ini korban belum bisa dikonfirmasi dan dimintai keterangan.(p07)

This post have 0 komentar

Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement