Diduga, Ada Keterlibatan Mantan Anggota DPRD Tebo Terkait Aktivitas PETI Di Lokasi PT Makin Group

- 13:30:00
advertise here
PORTALTEBO.com - Insiden Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) yang menewaskan Saukani (37) warga Desa Tuo Ilir Kecamatan Tebo Ilir, saat melakukan tambang dilokasi Abdeling Lima PT. Makin Group Desa Dusun Tuo Kecamatan Tebo Ilir, Senin (5/6/2017), diduga kuat ada keterlibatan HM, oknum mantan anggota DPRD Tebo dari Dapil I. Dugaan ini dibenarkan oleh Nafiz Lasmana Kepala Keamanan Bina Area Persada (BAP).

"Benar ada keterlibatan HM atas aktivitas PETI. Itu kan lokasinya dilahan koperasi, jadi tidak mungkin lah ada aktivitas tambang kalo tidak ada izin dari koperasi, "ujar Nafiz pada sejumlah wartawan.

Dijelaskan Nafiz, HM merupakan pengurus koperasi yang mengelola lahan masyarakat yang bermitra dengan PT Makin Group. Dia mengaku, jika pihaknya sudah beberapa kali melakukan mediasi dengan pelaku PETI agar menghentikan aktivitasnya.

Sayangnya, lanjut dia, mediasi tersebut tidak menuai hasil dan para pelaku tetap melakukan aktivitasnya."Dua minggu sebelum insiden Saukani kita juga telah melakukan kesana (lokasi). Karena banyak pelaku PETI disana, kita tidak bisa menghentikannya, "akunya.

Dari informasi yang didapat, lanjut Nafiz, para pelaku PETI ini dikenakan pungutan (setoran) sebesar Rp 2 sampai 3 juta per minggu. Sedangkan dompeng (perangkat PETI) diperkirakan sebanyak 30 unit.

Selain HM, ungkap dia, ada juga keterlibatan HR dan MK pada aktivitas PETI tersebut. Mereka berdua (HR dan MK) sebagai pencari para pekerja. "Ini dilakukan E dan M setiap 1 minggu sekali, kalau tidak ada setoran maka dompeng tidak akan bisa beraktivitas dilokasi tersebut,"pungkanya.

Untuk diketahui, Saukani (37) warga Desa Tuo Ilir Kecamatan Tebo Ilir tewas tertimbun tanah longsor saat melakukan aktivitas PETI di lokasi perkebunan sawit PT Makin Group, Senin (5/6/2017). Atas insiden ini, Tim Reskrim Polres Tebo yang dipimpin langsung oleh AKP Maruli Hutagalung gelar olah tempat kejadian perkara (TKP), Selasa (6/6/2017).

Dari hasil olah TKP, tim Reskrim berhasil mengamankan 3 orang tersangka (tsk) dan beberapa barang bukti. Tsk dan BB saat ini diamankan di Mapolres Tebo untuk penyidikan lebih lanjut. (p08)