Sunday, 28 May 2017

author photo
PORTALTEBO.com - Rencana Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kabupaten Tebo membangun sport center dilahan seluas 13 ha lengkap dengan segala fasilitas, sepertinya sangat menunjang program KONI Tebo dalam menghidupkan dunia olahraga di Tebo. Hal ini terlihat, dari hasil berbincang santai PORTALTEBO.com dengan Robi Harja Ketua Umum KONI Tebo terpilih.

Saat berbincang, Robi sapaan akrab Ketua Umum KONI Tebo menjelaskan, keberadaan sport center memang sangat dibutuhkan untuk memajukan dunia olahraga di Tebo. Namun, jika keberadaan sport center tersebut tidak difungsikan dengan maksimal, tentu saja bakal menjadi bangunan yang sia-sia.

Agar keberadaan sport center yang telah menelan anggaran puluhan milyar ini tidak sia-sia, Robi pun telah membuat strategi dan program kerja yang jitu. Salah satunya bakal mengadakan event olahraga minimal sekali dalam dua minggu.

Event ini, kata dia, akan digelar oleh masing-masing cabang olahraga (cabor) yang pelaksanaan dipusatkan di sport center. "Jadi masing-masing cabor wajib mengadakan event olahraga minimal satu kali setahun. Pelaksanaan difokuskan di sport center," kata Robi, Minggu (28/5/2017).

Di Tebo, lanjut dia, ada 33 cabor yang terdaftar di KONI Tebo. Sementara, dalam setahun ada 52 minggu. Jika 2 minggu sekali diadakan event olahraga, artinya dalam setahun Tebo bisa mengadakan event olahraga minimal 26 kali.

"Kita ada 33 cabor. Artinya, kalau setiap cabor memiliki agenda tahunan untuk mengelar event, ada 33 event olahraga dalam setahun. Sementara, jika sekali dalam dua minggu kita mengadakan event, ada 26 kali yang bisa kita laksanakan. Itu pun sudah termasuk pada bulan puasa yang besar kemungkinan tidak bisa mengelar kegiatan. Artinya jika cabor aktif, besar kemungkinan kita mampu mengelar event olahraga minimal satu kali dua minggu, "beber Robi menjelaskan strateginya.

"Dengan adanya event olahraga ini, tentunya kegiatan sport center sangat aktif. Sport center tidak sia-sia, "tuturnya.

Untuk itu, Robi berharap kepada seluruh cabor yang ada di Kabupaten Tebo agat lebih aktif lagi mengelar event olahraga di Tebo. Apalagi, kata dia, dari tahun ke tahun anggaran KONI yang dikucurkan oleh Pemkab Tebo kian besar.

"Kalau sudah begini, saya optimis dunia olahraga di Tebo akan aktif. Imbasnya, cabor akan berlomba-lomba mengelar event, dan cabor akan berlomba-lomba juga menelurkan atlet-atlet baru yang berbakat," tuntasnya.

Untuk diketahui, meski belum rampung, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tebo terus menyelesaikan proses tahap akhir pembangunan stadion utama di kawasan ibu kota kabupaten.

Tidak tanggung-tanggung, Stadion yang dibangun dengan konsep modern ini, untuk kapasitas lebih dari 20 ribu penonton dengan standar internasional.

Lalu, apa alasan Pemkab Tebo membangun stadion yang telah menghabiskan anggaran sekitar Rp 60 milyar tersebut.

Agus Rubyanto Ketua DPRD Tebo, saat berbincang dengan PORTALTEBO.com menjelaskan, sport center atau stadion tersebut sengaja dibangun semegah mungkin tanpa mengabaikan kualitas bangunan. Tujuannya, kata dia, agar Kabupaten Tebo memiliki sarana dan prasarana penunjang olahraga.

Diakui Agus, untuk sekarang keberadaan sport center atau stadion tersebut belum terasa bermanfaat, karena belum selesai dikerjakan. "Nanti kalau ini sudah selesai sesuai rencana, baru manfaatnya bisa kita rasakan bersama," kata dia.

Untuk diketahui, lanjut Agus, luasan lokasi atau lahan pembangunan sport center tersebut sekitar 13 hektar. Rencana jangka panjangnya, dilahan tersebut nantinya akan dibangun seluruh sarana olahraga lengkap dengan segala fasilitasnya.

Mulai dari lapangan bola kaki standar internasional, lintasan lari, kolam renang, lapangan basket, voly, bulu tangkis, serta sejumlah sarana olah raga lainnya.

"Semuanya akan kita bangun bertarap nasional,"jelasnya sambil mengatakan dilokasi tersebut juga akan bangun wisma untuk atlet.

Tujuan pembangunan itu, menurut dia, untuk memfasilitasi atlet dan calon atlet Tebo, agar mereka bisa menjadi atlet yang profesional dan mendunia, sehingga bisa hidup dari profesi yang dijalaninya.

Selain itu, tujuan pembangunan sport center tersebut untuk membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat Tebo.

"Bayangkan saja jika itu terwujud. Semua serana dan fasilitas olahraga ada disana. Semua itu butuh pengelola dan perawatan. Artinya, ini bakal banyak menyerap tenaga kerja, "katanya lagi.

Jangka panjangnya, jelas Agus lagi, sport center itu nantinya akan dijadikan tujuan wisata olahraga bagi masyarakat Tebo dan sekitarnya.

"Kalau kita ingin tonjolkan kuliner di Tebo, seperti ya kurang pas. Makanya kita berpikir untuk menonjolkan olahraga. Mudah-mudahan ini bisa terwujud sesuai yang diharapkan," ucapnya.

"Jadi nantinya, Tebo tidak hanya dikenal dengan prestasi atletnya, tapi Tebo juga bakal dikenal dengan serana dan prasarana olahraganya. Sebuah lengkap disana (sport center, red),"ucapnya lagi.

Selain bakal menyerap banyak tenaga kerja untuk mengelola dan merawat sport center, keberadaan sport center itu sendiri bakal membuka peluang usaha baru bagi masyarakat. Pasalnya, jika itu sudah menjadi tujuan wisata olahraga di Tebo, bakal banyak pedagang yang bisa berjualan disana.

"Jadi keberadaan sport center tersebut nantinya akan berdampak pada kemajuan ekonomi Tebo sendiri, khususnya masyarakat sekitarnya,"kata dia.

"Ketika orang luar masuk ke Tebo pun, mereka sudah bisa membedakan dimana ibu kota Kabupaten Tebo. Karena ada sport center. Artinya, inilah wajah kota Tebo, "katanya.

"Jadi kita harus membangun fasilitas olahraga untuk kemajuan Tebo. Kalau itu sudah rampung dikerjakan dan sudah lengkap dengan serana dan prasarananya, tinggal lagi kita membuat even dan meningkatkan prestasi olahraga. Yakin, Tebo bakal cepet maju, "tutup Agus. (p08) 

This post have 0 komentar

Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement