Monday, 22 May 2017

author photo
PORTALTEBO.com - Majelis Guru SMAN 16 Kabupaten Tebo yang berlokasi di desa Wana Reja Kecamatan Rimbo Ulu, melakukan aksi mogok Kerja, Senin (22/4/2017). Aksi mogok kerja dengan tidak mengajar ini menuntut Kepala Sekolah yakni Darma Laksana untuk lengser dari jabatannya.

Darma Laksana, Kepala SMAN 16 Tebo, saat dijumpai sejumlah wartawan menepis jika guru disekolah yang dia pimpin melakukan aksi mogok ngajar (kerja).

"Tidak ada yang mogok ngajar. Jikapun ada, itu guru yang tidak hadir. Itu adalah guru honor. Hal yang wajar karna mereka (guru honor -red) mengajar sesui jam ngajarnya, "jelas Kepsek.

Terpisah Au. Salah satu guru tenaga honor saat di jumpai media ini menjelaskan, dirinya tidak mengajar bukan karena tidak ada jam ngajar, namun karena dirinya telah sepakat bersama rekan-rekannya untuk melakukan mogok kerja (ngajar-red).

Mogok kerja ini, lanjut dia, sebagai aksi protes terhadap kepaka sekolahnya yang dinilai tidak layak menjadi pemimpin di SMAN 16 Tebo. Alasannya, karna Kepsek tidak bisa bermasyakat dan tidak transfaran dalam mengelola dana sekolah, baik dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), maupun dana komite.

"Mulai hari ini kita bersama rekan-rekan lainnya sepakat untuk tidak datang kesekolah (mogook-red). Ini kita lakukan karena Kepsek kita anggap tidak transparan dalam mengelola dana sekolah. Tidak itu saja, Kepsek juga kurang bersosialisasi, " cetusnya.

Selain Au, Wn yang juga guru di SMAN 16 Tebo menyatakan hal yang sama. Dia mengatakan, mulai hari ini Senin (22/5/2017) dia bersama guru yang lain sepakat melakukan mogok mengajar hingga kepala sekolah di SMAN 16 Tebo diganti.

"Kita sudah sepakat dengan teman-teman majelis guru untuk mogok mengajar sampai kepala sekolahnya diganti, "tutupnya. (red) 

This post have 0 komentar

Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement