Sunday, 14 May 2017

author photo
PORTALTEBO.com - Tercatat 418 KK (Kepala Keluarga) rumah warga Desa Tanah Garo Kecamatan Muara Tabir hingga Minggu (14/5/2017), terendam banjir. Ketinggian air hingga mencapai 2 meter.

Sariman, Kades Tanah Garo mengatakan, luapan air memasuki rumah warga sejak 4 hari yang lalu. Akibat banjir tersebut, sebagian besar warga terpaksa menganggur yang menyebabkan perekonomian desa lumpuh total.

"Perputaran ekonomi di desa Tanah Garo saat ini lumpuh karena warga sibuk mengurusi banjir. Kami juga kekurangan air bersih, sehingga terpaksa mencuci menggunakan air banjir. Saat memasak warga menggunakan meja yang lebih tinggi dari ketinggian banjir dan masih untung juga masih ada air sungai Makekal yang masih layak untuk dikonsumsi," ujarnya.

Dia mengungkapkan bahwa, Desa Tanah Garo tahun ini sudah 3 kali mengalami banjir besar seperti ini. Menurutnya luapan sungai Batang Tabir dan sungai Batang Hari yang sangat dekat dengan Desa Tanah Garo menjadi penyebab utama banjir.

Karena itu, lanjut dia, warga yang rumahnya terdampak banjir mengungsi dirumah saudara dan tetangga yang belum terkena banjir." Ada yang mengungsi dirumah saudara dan tetangga yang genangan airnya belum terlalu tinggi. Sebab, ada beberapa rumah warga yang tempat tidurnya tergenang air," lanjutnya.

Dia juga mengatakan bahwa, bukan hanya ratusan rumah warga didesa Tanah Garo saja yang terendam banjir tapi juga ratusan rumah warga di Desa Tambun Arang yang nota bene adalah desa tetangganya.

"Banjir juga menyebabkan perekonomian didesa Tambun Arang lumpuh, cuma bedanya kalau didesa Tambun Arang airnya berangsur- angsur surut didesa Tanah Garo ketinggian air malah terus naik hingga hari ini," kata Kades lagi.

Sementara, Camat Muara Tabir Heru Purnomo, sewaktu dikonfirmasi membenarkan bahwa akses jalan darat saat ini belum bisa dilalui karena terkena banjir.

"Ya sementara akses jalan Desa Tanah Garo, Desa Tambun Arang dan Desa Olak Kemang belum bisa dilewati karena banjir," ujarnya.

Lanjutnya, Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tebo sudah turun. "Dan tim BPBD tersebut juga sempat menginap juga di kecamatan Muara Tabir. Kita tunggu saja apa langkah yang akan diambil oleh pihak Pemkab Tebo," pungkasnya. (p07) 


This post have 0 komentar

Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement