Thursday, 4 May 2017

author photo
PORTALTEBO.com – Kabar gembira bagi dunia pendidikan. Usai memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), Pemerintah Provinsi (Pemporov) Jambi langsung mengurus pencairan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Kabar baiknya, Rabu (3/5) besok, dana BOS tersebut sudah bisa dicairkan. Seperti yang dikutip dari metrojambi.com.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Disdik Provinsi Jambi Agus Harianto membenarkan hal ini. Ia menyebut, dana BOS yang akan dicairkan itu untuk tingkat sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) negeri.

“Ya, SP2D nya sudah ditandatangani, artinya dana BOS untuk SD dan SMP sudah bisa dicairkan. Hari ini sudah ada penandatangan MoU dan SPM dengan Badan Keuangan Daerah,” ujar Agus, Selasa (2/5).

Ditambahkan Agus, dana BOS untuk SD, SMP, serta SMA/SMK swasta juga akan dicairkan, namun gilirannya yakni setelah dana BOS SD dan SMP negeri dicairkan. “Untuk SMA/SMK negeri masih diproses. Insya Allah minggu depan juga sudah bisa dicairkan, akan kita upayakan,” ujarnya.

Lebih lanjut Agus mengatakan, sempat tertundanya pencairan dana BOS ini dikarenakan adanya perubahan aturan. Ini imbas dari peralihan kewenangan SMA dan SMK dari kabupaten/kota ke Provinsi Jambi.

“Awalnya kan dana BOS itu dianggarkan menjadi dana hibah. Namun karena SMA dan SMK beralih kewenangan ke provinsi, tentu secara aturan juga berubah, karena penjabaran di APBD juga diganti. Itu tidak lagi sebagai dana hibah, melainkan menjadi belanja langsung,” beber Agus.

Namun berdasarkan petunjuk pusat, jelasnya,  dana itu tetap bisa dicairkan sembari adanya perubahan aturan. Sebab, dananya tidak berubah hanya peralihan regulasinya saja. “Sambil berjalan nanti diterbitkan Pergub baru untuk perubahan. Itu butuh proses,” ujarnya.

Sementara itu untuk pencairan besok, kata Agus, sebesar 20 persen dari total dana BOS SD dan SMP yang mencapai Rp 452 miliar. Total sekolah SD/SDLB di Provinsi Jambi yakni 2.455 dengan jumlah siswa 402.431, sedangkan SMP/SMPLB/ SMP Satu Atap berjumlah 653 sekolah dan  alokasi siswa berjumlah 130.045 orang.

“Tahap awal 20 persen, tahap kedua 40 persen, sedangkan tahap ketiga dan ke empat masing-masing juga 20 persen,” sebutnya.

Sedangkan untuk SMA dan SMK besaran dana BOS mencapai Rp 169,8 miliar, baik yang negeri maupun swasta. Yakni untuk SMA/SMALB berjumlah 223 sekolah dan jumlah siswa 73.876  orang serta SMK berjumlah 172 sekolah dengan alokasi siswa 47.422 siswa. “Total keseluruhan dana BOS tahun ini mencapai Rp 621,8 miliar,” pungkasnya.

Berikut rincian dana BOS untuk SD dan SMP Kabupaten/kota

SD/SMP

Batanghari Rp 26.499.200.000 / Rp 10.306.000.000

Bungo  Rp 33.123.200.000 / Rp 12.939.000.000

Kerinci Rp 19.667.200.000 / Rp 8.291.000.000

Merangin  Rp 36.910.400.000 / Rp 13.586.000.000

Muarojambi Rp 34.768.000.000 / Rp 13.613.000.000

Sarolangun Rp 28.126.400.000 / Rp 10.839.000.000

Tanjabbar Rp 30.112.000.000 / Rp 10.767.000.000

Tanjabtim Rp 20.608.800.000 / Rp 7.518.000.000

Tebo Rp 31.671.200.000 / Rp 11.420.000.000

Kota Jambi Rp 52.643.200.000/Rp 26.262.000.000

Sungaipenuh Rp 7.815.200.000 / Rp 4.504.000.000

Pencairan tahap awal sebesar 20 Persen dari pagu/tahun

Sumber : metrojambi.com

This post have 0 komentar

Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement