Thursday, 27 April 2017

author photo
PORTALTEBO.com - Malang tak dapat ditolak untung tak dapat diraih. Begitulah nasib Muhammad Akbar (15), warga desa Betung Bedarah Timur Kecamatan Tebo Ilir, meninggal dunia setelah disambar petir.

Korban meninggal usai disambar petir ketika ingin berteduh disalah satu pondok milik warga dilokasi Jembatan Jihan yang merupakan nama jembatan yang membentang ditengah sawa lebar (Payo lebar).

Remaja yang belakangan diketahui masih berstatus sebagai siswa kelas dua SMPN 25 Tebo ini, meninggal ditempat usai disambar petir dipondok milik warga yang berada di tengah sawah. Dimana lokasi Jembatan Jihan desa Betung Bedarah Timur, Selasa (25/4) sekitar pukul 18.00 wib saat hujan deras. Hal ini disampaikan oleh Muas, salah seorang warga setempat, Kamis (27/4/2017).

Akibat sambaran petir itu, kata Muas, jasad korban dipenuhi luka bakar dan lebam disekujur tubuhnya."Siang kemarin (Rabu) jenazah korban langsung dimakamkan ditempat pemakaman umum (TPU) desa Betung Bedarah Timur," ujarnya.

Menurut Muas saat berkunjung kelokasi jembatan Jihan yang tidak jauh dari kediamannya, korban bersama tiga orang temannya.

"Satu orang teman korban juga sempat pingsan ketika petir menyambar, namun syukurlah masih bisa diselamatkan setelah dibawah ke Puskesmas Sungai Bengkal," tuturnya.

Muas meminta kepada pemerintah desa Betung Bedarah Timur untuk membuat semacam papan pengumuman untuk mengingatkan pengunjung Jembatan Jihan untuk lebih berhati- hati apalagi saat hujan petir.

"Lokasi Jembatan Jihan adalah area persawahan yang terluas di Kabupaten Tebo yang tentunya akan menjadi tempat yang rawan petir," tambahnya.

Jamhuri, kades Betung Bedarah Timur sewaktu dikonfirmasi membenarkan ada warganya meninggal akibat tersambar petir.

"Benar, ada warga kita yang meninggal dunia akibat disambar petir dilokasi Jembatan Jihan. kejadiannya bertepatan dengan waktu shalat Maghrib. Namanya M.Akbar, umurnya kurang lebih 15 tahun,"kata Kades.

"Korban masih duduk dikelas II SMPN 25 tebo. Menurut pengakuan kawan- kawannya korban meninggal ditempat usai disambar petir.  Jenazah korban sudah dikebumikan Rabu kemarin, "kata Kades lagi.

"Mudah- mudah amal ibadahnya almarhum diterima disisiNya dan yang keluarga yang ditinggal diberi ketabahan dalam menghadapi cobaan ini," tambahnya.

Dirinya menghimbau kepada pengunjung Jembatan jihan, khususnya warga desa Betung Bedarah Timur agar kedepannya lebih berhati- hati.

"Kedepannya sebaiknya semua berhati- hati, bila cuaca tidak bagus mendingan segera pulang," pungkasnya. (p07) 

This post have 0 komentar

Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement