Monday, 17 April 2017

author photo
PORTALTEBO.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tebo dilaporkan ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) sebagaimana diumumkan pada situs skop.go.id dengan Nomor 146/VI-P/L-DKPP/2017, Tanggal 31-03-2017.

Dalam pengumuman tersebut perkara yang dilaporkan yaitu terkait pada hari Rabu 15 Februari 2017, para Teradu (Komisioner KPU Tebo) telah melakukan pembukaan kotak suara di Kantor KPU Kabupaten Tebo pukul 09.00 WIB. Dan menurut pelapor perbuatan membuka kotak suara tersebut tanpa memberi tahu dan tidak dihadiri oleh saksi pihak Paslon Nomor Urut 1.

Selanjutnya perkara yang dilaporkan bahwa alasan para Teradu membuka kotak suara tersebut atas perintah Mahkamah Konstitusi. Faktanya, Mahkamah Konstitusi tidak pernah mengeluarkan perintah untuk membuka kotak suara, MK hanya mengirimkan surat pemberitahuan sidang. Hal ini dapat dibuktikan melalui keterangan Hakim MK (Arief Hidayat) dalam rekaman video jalannya persidangan di MK.

Baca Juga : Operator Sekolah, Antara Jantung Sekolah Atau Pahlawan Yang Belum Dianggap 

Adapun yang dilaporkan dalam perkara ini adalah Ketua KPU Tebo Basri beserta anggotanya Ahdiyenti, Riance Juscal, Al Fadli dan Sri Asteti, sedangkan yang melaporkan adalah Mudrika selaku kuasa hukum Hamdi, pengaduan inipun disertai dengan alat bukti Video rekaman proses sidang MK, Keterangan KPU di media soal pembukaan kotak suara, dan Berita Acara No. 27/BA/KPU-TB/III/2017 tentang pembukaan kotak suara.

Sementara itu sekedar mengingatkan bahwa diberitakan sebelumnya bahwa sesuai berita acara rapat pleno KPU Tebo yang dihadiri Panwas dan Kapolres Tebo pada Rabu (15/3/2017), KPU Tebo membuka Kotak Rekapitulasi di 5 kecamatanyakni, Rimbo Ulu, Tebo Tengah, Sumay, VII Koto Ilir dan Tebo Ulu.

Menurut pihak KPUbPembukaan kotak rekapitulasi ini dilakukan untuk mengambil alat bukti untuk perlengkapan disidang pemeriksaan pendahuluan Mahkamah Konstitusi (MK).(KPU Dilaporkan, Ini Dugaan Pelanggaran Kode Etiknya

PORTALTEBO.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tebo dilaporkan ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) sebagaimana diumumkan pada situs skop.go.id dengan Nomor 146/VI-P/L-DKPP/2017, Tanggal 31-03-2017.

Dalam pengumuman tersebut perkara yang dilaporkan yaitu terkait pada hari Rabu 15 Februari 2017, para Teradu (Komisioner KPU Tebo) telah melakukan pembukaan kotak suara di Kantor KPU Kabupaten Tebo pukul 09.00 WIB. Dan menurut pelapor perbuatan membuka kotak suara tersebut tanpa memberi tahu dan tidak dihadiri oleh saksi pihak Paslon Nomor Urut 1.

Selanjutnya perkara yang dilaporkan bahwa alasan para Teradu membuka kotak suara tersebut atas perintah Mahkamah Konstitusi. Faktanya, Mahkamah Konstitusi tidak pernah mengeluarkan perintah untuk membuka kotak suara, MK hanya mengirimkan surat pemberitahuan sidang. Hal ini dapat dibuktikan melalui keterangan Hakim MK (Arief Hidayat) dalam rekaman video jalannya persidangan di MK.

Adapun yang dilaporkan dalam perkara ini adalah Ketua KPU Tebo Basri beserta anggotanya Ahdiyenti, Riance Juscal, Al Fadli dan Sri Asteti, sedangkan yang melaporkan adalah Mudrika selaku kuasa hukum Hamdi, pengaduan inipun disertai dengan alat bukti Video rekaman proses sidang MK, Keterangan KPU di media soal pembukaan kotak suara, dan Berita Acara No. 27/BA/KPU-TB/III/2017 tentang pembukaan kotak suara.

Sementara itu sekedar mengingatkan bahwa diberitakan sebelumnya bahwa sesuai berita acara rapat pleno KPU Tebo yang dihadiri Panwas dan Kapolres Tebo pada Rabu (15/3/2017), KPU Tebo membuka Kotak Rekapitulasi di 5 kecamatanyakni, Rimbo Ulu, Tebo Tengah, Sumay, VII Koto Ilir dan Tebo Ulu.

Menurut pihak KPUbPembukaan kotak rekapitulasi ini dilakukan untuk mengambil alat bukti untuk perlengkapan disidang pemeriksaan pendahuluan Mahkamah Konstitusi (MK).(p07)

This post have 0 komentar

Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement