Friday, 17 March 2017

author photo
PORTALTEBO.com - Meski Mahkamah Konstitusi (MK), Kamis (16/3) kemarin telah melaksanakan Sidang Pendahuluan Gugatan Perselisihan Penetapan Perolehan Suara Hasil Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Tebo telah, namun pasangan calon (paslon) Sukandar dan Syahlan (Suka-Syahlan) optimis jika MK Konsisten dengan UU Pilkada Nomor 1p Tahun 2016.

"Kita sangat yakin dengan kinerja MK. Mereka (MK) profesional dan saya optimis mereka konsisten dengan UU Pilkada Nomor 10 Tahun 2016 terkait syarat kandidat yang bisa mengajukan gugatan hasil pilkada ke MK. Terutama perihal UU Pilkada yang mengatur lebih rinci soal syarat kandidat yang bisa mengajukan gugatan hasil pilkada sebagaimana diatur dalam pasal 158, "ujar Wisnaldi Tim Advokasi Sukandar-Syahlan.

Pada UU Pilkada Nomor 10 Tahun 2016, jelas Wisnaldi, syarat mengajukan gugatan hasil pilkada ke MK yang diatur dalam pasal 158 dalam UU Pilkada Nomor 10 Tahun 2016 ini yaitu, secara rinci ketentuan untuk Pilwalkot dan Pilbup bahwa Kabupaten/kota dengan jumlah penduduk sampai dengan 250.000 jiwa, pengajuan perselisihan perolehan suara dilakukan jika terdapat perbedaan paling banyak sebesar 2 persen dari total suara sah hasil penghitungan suara tahap akhir yang ditetapkan oleh KPU Kabupaten/Kota. Sedangkan Kabupaten/kota dengan jumlah penduduk lebih dari 250.000-500.000 jiwa, pengajuan perselisihan perolehan suara dilakukan apabila terdapat perbedaan paling banyak sebesar 1,5 persen dari total suara sah hasil penghitungan suara tahap akhir yang ditetapkan oleh KPU Kabupaten/Kota.

"Jika dilihat dari pasal tersebut, Tebo termasuk pada bagian pertama,"kata dia.

Diketahui, pada rapat pleno penghitungan suara hasil rekapitulasi Pilkada serentak 2017 pasangan bulan Februari lalu Suka-Syahlan unggul di Pilkada Tebo. Dimana pasangan Hamdi-Harmain memperoleh suara 73.263 dsn pasangan Suka-Syahlan 90.963. Meski demikian saksi pasangan calon Hamdi-Harmain mengajukan keberatan dalam formulir DB 2. Tidak hanya itu, tim Hamdi-Harmain juga melakukan gugatan ke MK. (p07) 


This post have 0 komentar

Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement