Wednesday, 15 March 2017

author photo
PORTALTEBO.com - Warga sepanjang jalan Sapat, Desa Tirta Kencana, Kecamatan Rimbo Bujang, keluhan jalan mereka yang kondisinya rusak parah. Pasalnya, akibat kondisi ini aktivitas warga terganggu.

Andiyan Antono warga setempat dikonfirmasi PORTALTEBO.com mengatakan, kondisi rusaknya jalan Sapat sudah terjadi beberapa tahun yang lalu. Sayangnya, hingga saat ini belum juga tersentuh perbaikan.

Akibat kerusakan jalan tersebut, lanjut, tidak jarang kendaraan terjebak kedalam kubangan lumpur karena memaksa melintas. "Hampir setiap hari ada saja kendaraan yang terjebak dalam lumpur. Ya, kita tidak bisa menyalahi pengendara yang memaksa melintas, karena jalan itu satu-satunya akses penghubung antar desa, "ujarnya, Rabu (15/3/2017).

Dijelaskan Andiyan, jika turun hujan kondisi rusaknya jalan Sapat kian parah dan tidak bisa dilalui sama sekali. Akibatnya, warga tidak bisa melakukan aktivitas. "Warga tidak bisa ke kebun. Yang jelas tidak bisa manen sawit dan karet. Perekonomian warga terganggu gara-gara kondisi jalan yang rusak parah," kata dia.

Tidak hanya perekonomian warga saja, kata Andiyan, akibat jalan rusak aktivitas anak-anak sekolah pun terganggu. "Kasihan para anak sekolah yang setiap hari ketika hendak berangkat sekolah harus menangis karena harus berjam-jam untuk bisa melewati jalan tersebut. Tak jarang para anak sekolah ketika berangkat dari rumah dengan berpakain rapi dan bersih, tapi sampai di sekolahan berubah warna karena terkena lumpur,"pungkasnya sambil berharap Pemkab Tebo melalui intansi terkait agar segera memperbaiki jalan rusak tersebut. (p08) 


This post have 0 komentar

Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement