Wednesday, 8 March 2017

author photo
PORTALTEBO.com - Akibat banjir yang melanda beberapa daerah di kabupaten Tebo, selain mengakibatkan beberapa Rumah masyarakat yang terendam juga mengakibatkan ratusan lahan pertanian masyarakat yang gagal panen. Hal ini disampaikan oleh Sarjono Kadis Pertanian Tebo.

"Akibat banjir belakangan ini, total ada 353 ha lahan pertanian yang terendam banjir dan mengakibatkan Fuso atau gagal panen" ujar Sarjono.

Dari 353 ha lahan pertanian yang fusonatau gagal panen, laga pertanian padibatau sawah yang paling banyak fuso yaitu 265 ha. Sedangkan selebihnya ialah pertanian Jagung seluas 46 ha, lahan kedele 66.5 ha, dan Cabe 5,9 ha.

"Yang banyak yaitu lahan pertanian Padi sawah, yang fuso 265 ha, Jagung 46 ha, kedele 66.5 ha, dan Cabe 5,9 ha." jelas Sarjono.

Lahan-lahan pertanian yang mengalami Fuso ataubgahalnpanen tersebut tersebar dibeberaoabdwrah seperti Desa Puntikalo, Teluk Pandak, Jati Belarik, Mangunjayo. Tebing Tinggi, Muata Kilis, Betung Bedarah Barat, dan Teluk Rendah Pasar.

"Untuk lahan pertanian yang gagal panen, dinas pertanian akan memberi bantuan benih secara gratis" ungkap Sarjono.

Dinas Pertanian Tebo berharap ke depan maayarakat atau para petani disarankan untuk masuk asuransi pertanian. Hal tersebut para petani yang menjadi korban fuso, dan bencana lainnya bisa mendapatkan ganti rugi.

"Kita sarankan untuk bisa masuk aauaransi,  Hanya bayar 36 rb per ha Per musim tanam. Bila terjadi fuso akibat kekeringan, Kebanjiran ataupun kerusakan akibat hama penyakit, akan di bantu 6 juta per ha oleh Pt. Jasindo" tuntas Sarjono. (red) 

This post have 0 komentar

Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement