Thursday, 23 February 2017

author photo
PORTALTEBO.com - Kesbangpol Tebo terus memonitoring kegiatan yang mengatas namakan keorganisasian Islam di Tebo. Beberapa diantaranya belum terdaftar secara resmi baik di MUI maupun di Kesbangpol.

"Ada memang organisasi atau aliran yang belum resmi diakui di Tebo ini diantaranya Sya'bandiyah, LDII, Salafi, Aroyan dan MTA," ungkap Eriyanto, Kepala Kesbangpol Tebo.

Aliran tersebut diakui Heriyanto berada diwilayah Rimbo Bujang dan Rimbo Ilir. Sejauh ini pihaknya terus mamantau aktifitas dan kegiatan aliran tersebut. Dan menurut hasil pengamatan bersama seluruh kegiatan baik di dalam maupun luar domisili masih terbilang wajar.

"Selagi masih dalam pengawasan kami, kegiatan mereka masih hal yang wajar seperti, pengajian rutin atau lainnya " ucapnya.

Pasalnya lanjut Eriyanto populasi aliran yang ada di daerah Rimbo masih tergolong kecil. Kemungkinan kisaran antara 100 hingga 150 jiwa penduduk yang mengikuti aliran tersebut.

"Kalau di Rimbo Ilir itu ada 20 jiwa, sedangkan yang di Rimbo Bujang mencapai ratusan jiwa," katanya lagi.

Sementara saat disinggung apakah keberadaan organisasi islam beraliran non resmi tersebut sudah pernah melaporkan keberadaanya di Kesbangpol. Heri tidak menampik jika keberadaan organisasi tersebut belum ada yang melangkan surat laporan ke pihaknya. Padahal lanjut Eri, Kesbangpol sudah melayangkan surat edaran untuk segera melaporkan keberadaan organisasi tersebut.

"Kita sudah keluarkan SKP (Surat Keterangan Pemberitahuan) ke mereka. Dan baru organisasi LDII yang melaporkan ke Kesbangpok," tutupnya. (p08) 

This post have 0 komentar

Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement