Monday, 16 January 2017

author photo
PORTALTEBO.com - Pasca pengukuhan dan pelantikan sejumlah eselon yang berada dilingkup Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Tebo, Kepala Badan Kepegawaian, Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Tebo, Haryadi menegaskan bahwa pada pelantikan yang dilakukan pada 5 Januari 2017 lalu tidak ada pejabat yang dinon jobkan. Kata dia, pelantikan tersebut hanya untuk pengisian Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dari peralihan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), dan itu sesuai dengan PP No18 tahun 2015 tentang perampingan OPD dan sesuai dengan surat dari Kemendagri.

“Menaikan atau menurunkan pejabat juga tidak ada dan tidak ada pendefinitifan jabatan, pelantikan kemarin sesuai dengan instruksi Mendagri. Hanya pergeseran jabatan saja, misalnya Kepala kantor Satu Pintu, itu kan Eselon IIIA, sekarang pejabatnya tetap disana namun jabatannya berubah sebagai Sekdis yang jabatannya tetap Eselon IIIA. Sementara, status kantornya berubah menjadi OPD atau Dinas dikepalai oleh pejabat Eselon II,” terangnya.

Dikatakan Haryadi, kalau kepala kantor yang lama dilantik menjadi kepala OPD itu tidak bisa, karena nanti menyalahi instruksi Mendagri. Pasalnya, pelantikan kemarin tidak ada kenaikan promosi, melainkan hanya penempatan. "Untuk kepala OPD itu masih yang lama," ungkapnya.

Saat disinggung kapan waktu yang tepat untuk pendefinitifan jabatan yang saat ini masih berstatus Pelaksana Tugas (Peltu), Haryadi memaparkan, untuk hal tersebut waktunya sesudah pelantikan Bupati terpilih. Dan itupun tergantung kepada Pj Bupati Tebo, BKPSDM dalam hal ini siap saja karena BKPSDM adalah dapurnya.

"Untuk perihal definitif jabatan masih menunggu waktu saat pelantikan bupati terpilih dan juga tergantung terhadap Pj. Bupati," terangnya.

Lebih jauh dijelaskannya, dalam pelantikan mendatang tentunya menggunakan seleksi terbuka dengan melibatkan pihak provinsi, Perguruan Tinggi dan BKPSDM sendiri.

"Untuk pelantikan kedepannya nanti ada beberapa hal yang akan dilakukan, salah satunya adalah melibatkan pihak provinsi," tukasnya. (p12)

This post have 0 komentar

Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement