Sunday, 15 January 2017

author photo
PORTALTEBO.com - Pemberhentian seluruh aktivitas (Penyegelan) perusahaan perkebunan kelapa sawit PT Persada Alam Hijau (PAH) yang sahamnya dibeli PT.Golden Plantation anak usaha PT.Tiga Pilar Sejahtera Foot (AISA) oleh ratusan petani yang tergabung dalam koperasi unit desa (KUD) Olak Gedong Melako Intan (OGMI), nampaknya terus berlanjut. Pasalnya, permasalahan antara petani dan PT.PAH yang di mediasi oleh Pemkab dan Polres Tebo, menemui jalan buntu.

"Karena perusahaan belum mengeluarkan pembagian hasil sebagaimana kesepakatan saat aksi unjuk rasa pada 4 Januari 2017, makanya segel tersebut belum dibuka," ujar Ishak, salah satu petani yang tergabung dalam KUD OGMI.

Menurut dia, wajar saja petani menolak laporan keuangan yang disampaikan pihak PT.PAH karena yang dipaparkannya hanya laporan keuangan tahun 2015 dan tahun 2016, sedangkan tahun- tahun sebelumnya tidak ada.

"Jadi hasil panen Tandan Buah Segar (TBS) sawit petani yang dikelola oleh pihak perusahaan sejak tahun 2011 silam kemana?," tanyannya.

Dirinya merasa heran, sebab keadaan keuangan yang disampaikan oleh menejemen PT.PAH selalu saja berubah- ubah.

"Awalnya Pak Nanang selaku menejer plasma PT.PAH mengatakan bahwa perusahaan belum merealisasikan pembagian hasil karena masih mengalami kerugian senilai 1,6 Miliar, sedangkan saat pertemuan kemarin, kerugian yang dialami oleh pihak perusahaan bertambah menjadi menjadi 5 Miliar, jadi yang mana yang benar," ketus Ishak.

Kata Ishak lagi, dari penilaian teknis kebun yang dilakukan oleh tim TP3K Disbun Tebo dapat diambil kesimpulan bahwa, gagalnya pembagian hasil sebagaimana perjanjian awal yang sudah disepakati dikarenakan kurang baiknya perawatan kebun yang dilakukan oleh pihak perusahaan.

"Banyak kebun yang masih semak, kurang pupuk, banyak yang mati dan lain sebagainya. Itu kan jelas- jelas adalah kelalaian pihak PT.PAH, tapi kenapa petani dan masyarakat yang dirugikan apalagi jadwal pembagian hasil sudah molor tiga tahun lebih," pungkasnya. (p07) 

This post have 0 komentar

Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement