Tuesday, 24 January 2017

author photo
PORTALTEBO.com - Ansori Hasan, pemilik akun facebook Garudo Tabang, warga asal Tebo yang kini berdomisili di Kota Jambi, Selasa (24/1/2017) menyampaikan pers rilisnya terhadap pelaporan tim pengacara Sukandar ke Polda Jambi.

Dalam pres rilis yang dikirim melalui via email, Ansori menegaskan bahwa dirinya tidak memfitnah Sukandar. Ia berbicara berdasar fakta dan bukti-bukti yang ada. Malah, dirinya siap melaporkan balik Sukandar dan Saniatul Lativa atas pencemaran nama baik.

Menurut Ansori, kasus ini tidak ada hubungannya sama sekali dengan politik atau Pilkada Tebo. Ini murni persoalan individu antara Sukandar dengan salah seorang perempuan.

"Saya dikuasakan secara individu oleh perempuan itu untuk mengurus masalahnya dengan Pak Sukandar. Sebenarnya sudah lama mediasi ini, tapi tidak ditanggapi oleh beliau," bebernya.

Diceritakan, pesoalan Sukandar dengan seorang perempuan itu, sudah mencuat sejak April 2016 lalu. Satu hari, ia ditemui oleh seorang perempuan yang mengaku pernah berhubungan dengan Sukandar. Perempuan itu meminta dirinya menjadi fasilitator untuk bertemu dengan Sukandar.

"Saat itu juga saya menelpon Sukandar memberitahu soal itu. Supaya diselesaikan secara baik-baik. Tapi telepon tak diangkat, ia hanya mengirim pesan singkat. 'Maaf, saya lagi kuliah, nanti saya hubungi ya', begitu isi SMS-nya," ujarnya.

Setelah itu ia terus memberitahu kepada Sukandar agar segera menyelesaikan persoalan dengan perempuan itu supaya tidak melebar. Namun, tak ada tanggapan dari Sukandar. Selain dirinya, perempuan tersebut juga meminta orang lain untuk mediasi dengan Sukandar.

"Ada beberapa orang yang kita minta fasilitasikan. Nanti saya beberkan siapa-siapanya kepada penyidik Polda, biar ikut diperiksa sebagai saksi. Ini membuktikan bahwa perempuan ini memang benar-benar ada, masalah ini juga benar-benar terjadi. Jadi bukan fitnah atau ada tujuan lain," jelasnya.

Menyikapi pelaporan dirinya di Mapolda Jambi oleh tim pengacara Sukandar, Ansori mengaku sudah siap. Malah, ia sudah berbicara dengan pengacaranya untuk mengikuti proses hukum di Polda Jambi. "Kita kan negara hukum, jadi akan kita ikuti sesuai aturan. Yang jelas, saya punya bukti-bukti kuat soal kasus Sukandar dan seorang perempuan itu," tuturnya.

Ansori juga menegaskan, dirinya tidak ada kepentingan apa-apa pada kasus ini. Hanya ingin menjadi fasilitator perempuan yang mengaku telah diperlakukan tidak menyenangkan oleh Sukandar. "Sekali lagi, ini murni masalah individu, tidak ada kaitannya dengan politik," tegasnya.

Rencananya, usai diperiksa penyidik Polda Jambi nanti, Ansori bersama pengacaranya akan menggelar jumpa pers. Dalam jumpa pers itu akan dibeberkan bukti-bukti hubungan antara Sukandar dengan perempuan itu. "Kita akan mengundang media-media lokal dan nasional. Khusus televisi, akan kita undang langsung ke kantor pusatnya," tutupnya.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, dianggap fitnah, penguna Facebook dengan akun Garudo Tabang, Senin (23/1/2017), resmi dilaporkan ke Polda Jambi. Akun tersebut dilaporkan oleh Wasnaldi, SH advokasi Sukandar. Laporan tersebut terkait dugaan pencemaran nama baik Sukandar dan istrinya Saniatul Lativa. (red) 

This post have 0 komentar

Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement