Monday, 19 December 2016

author photo
PORTALTEBO.com - Mendekati akhir tahun 2016 ini, tunggakan PLN Rayon Kualatungkal cukup tinggi. Terhitung November kemarin, tunggakan tersebut masih tersisa Rp 1,2 Milliar.

Hal ini diakui oleh Manager PLN Rayon Kualatungkal, Tanjab Barat, M Arham Ginting, S.T. Dia mengatakan, memang tunggakan kita masih tinggi per November kemarin masih Rp 1,2 Milliar. Tunggakan itu ditemukan dari pelanggan PLN rumah tangga.

"90 persen masih pelanggan rumah tangga banyak yang menunggak," ungkap Arham.

Dijelaskan dia, meskipun tunggakan itu masih tinggi, namun PLN optimis tunggakan itu mengecil hingga ratusan juta rupiah saja.

"Sementara target kita sebesar Rp 450 juta sampai akhir ini sudah rampung semua," bebernya.

Disisi lain, wajar jika Masyarakat yang belum membayar kewajiban ini untuk segera membayar sebelum tindakan tegas diberikan PLN Rayon Kualatungkal.

"Kita harap diakhir tahun ini masyarakat bayar listrik tepat waktu dan tidak menunggak lagi. Karena ini bisa mempengaruhi PAD Pemerintah Tanjab Barat," harap pria berkulit putih itu.

"Kalau pelanggan tepat waktu membayar, PLN bisa lebih cepat melistriki daerah yg belum teraliri listrik," lanjut Arham.

Dibulan kemarin saja ada sekitar puluhan pelanggan yang menunggak telah diputus sementaran oleh petugas PLN Tanjab Barat.

"Bulan lalu sudah banyak kita putus sementara sekitar 40-50 pelanggan. Bongkar rampung KWH sekitar 6 pelanggan. Alasaanya, karena lalai dan faktor ekonomi," tandasnya.

Rata-rata, diakui Arham pelanggan yang menunggak itu adalah pelanggan pengguna daya 1.300 VA. "Kita lebih banyak pasang sosialisasi kepada pelanggan, kita juga himbau melalui sholat jum'at. Kita himbau kepada masyarakat di bulan Desember ini agar bisa membayar kewajiban nya," tukasnya. (p11) 
Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement