Wednesday, 21 December 2016

author photo
PORTALTEBO.com - Aksi penyegelan kantor PT PAH yang berada di Afdeling 2, Kelurahan Sungai Bengkal, Kecamatan Tebo Ilir, oleh ratusan petani yang tergabung dalam Koperasi Unit Desa Olak Gedong Melako Intan (KUD OGMI) pada Senin (19/12/2016), dibenarkan oleh Supadi Kepala Dinas Perkebunan (Disbun) Kabupaten Tebo.

"Ya saya sudah menerima laporan tentang penyegelan itu," ujar Supadi saat dikonfirmasi PORTALTEBO.com.

Supadi mengatakan, pemerintah dalam hal ini  tidak bisa berbuat banyak karena sebelumnya sudah berupaya berungkali memfasilitasi permasalahan antara PT.PAH dan KUD OGMI.

Namun sayangnya, kata dia, belum menemukan solusi terbaik."Secara pribadi saya meminta pihak perusahaan untuk segera merealisasikan pembagian hasil tersebut sebagaimana perjanjian awal agar masalah ini selesai," pinta Supadi.

Dia juga mengatakan akan segera mengadakan rapat tim bersama pihak koperasi dan manejemen PT.PAH guna membahas permasalahan tersebut.

Namun, katanya lagi, pihaknya akan mengadakan rapat tim bila memang ada perwakilan perusahaan yang benar- benar bisa mengambil keputusan terkait permasalahan ini.

"Kalau perwakilan dari perusahaan masih seperti yang sudah-sudah yang tidak bisa memberi keputusan mendingan tidak usah rapat," pungkasnya.

Diketahui, sepertinya, persoalan antara petani yang tergabung dalam Koperasi Unit Desa Olak Gedong Melako Intan (OGMI) Kabupaten Tebo dengan PT PAH, tak kunjung selesai. Meski susah bertahun dan berkali-kali, para petani menggelar aksi agat persoalan tersebut segera diselesaikan.

Kali ini, Senin (19/12/2016), sekitar pukul 09.00 Wib, ratusan petani kembali mengelar aksi di kantor PT PAH yang berada di Afdeling 2, Kelurahan Sungai Bengkal, Kecamatan Tebo Ilir.

Sama seperti tuntutan pada aksi-aksi sebelumnya, para petani minta PT. PAH transparan dalam pembagian hasil panen Tandan Buah Segar (TBS).

Sekitar pukul 10.30 Wib, Para petani melakukan aksi penutupan kantor PT. PAH dengan cara memasang palang di pintu masuk kantor dengan menggunakan kayu.

"Kami minta PT PAH tranparansi dalam pembagian hasil TBS. Sebelum permintaan ini dipenuhi, kami menutup aktivitas perkantoran PT PAH sampai ada titik terang terkait permintaan kami, "kata petani.

Setelah melakukan aksi penutupan kantor PT PAH, sekitar pukul 10.50 Wib, para petani menuju kantor camat Tebo Ilir untuk melakukan media.

Sebanyak 10 orang perwakilan petani KUD OGMI bersama perwakilan perusahaan di bawah pimpinan GM Eksternal Ever Region Sumatera pimpinan PT PAH, Fargus Yunizar Dunda dari kantor Jakarta, manejer kebun PT PAH  S. Butar Butar melakukan mediasi di aula kantor Camat Tebo Ilir yang difasilitasi oleh Sekretaris Camat.

Adapun hasil mediasi diantaranya, sebelum ada keputusan yang jelas terkait bagi hasil panen dari PT. PAH dan Dinas Perkebunan, maka pihak anggota koperasi OGMI tetap akan menutup aktifitas PT.PAH. Dari pihak PT.PAH akan berkoordinasi dengan tim TP3 K Pemda Tebo untuk melaksanakan mediasi sesuai dengan permintaan dari anggota koperasi OGMI bertempat dikantor camat tebo ilir secepatnya.

Setelah mendapat kesepakatan, sekitar pukul 15.00 Wib, para petani membubarkan diri. (p08)

This post have 0 komentar

Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement