Thursday, 1 December 2016

author photo
PORTALTEBO.com - Diperkirakan, tunggakan pajak kendaraan dinas Kabupaten Tebo sekitar puluhan juta rupiah. Hal ini dikatakan oleh Erwanto Kabag Umum Setda Tebo. Tunggakan tersebut diantaranya jenis kendaraan roda dua dan kendaraan roda empat.

Dikatakan Erwanto, tunggakan pajak kendaraan ini disebabkan terlambatnya pencairan anggaran untuk membayar pajak kendaraan tersebut. Pasalnya bendahara sekretariat belum bisa mencairkan apabila ada satu spj yang belum lengkap.

"Makanya kadang sampai tiga bulan sekali baru pencairan. Sedangkan kendaraan yang pajaknya mau dibayar itu pasti setiap bulan ada yang dibayar," ujarnya.

Terpisah Fadlin Hafizi, Pegawai Samsat Tebo membenarkan, jika masih ada kendaraan dinas Pemkab Tebo yang menunggak pajak. Persentase nilai tunggakan tersebut kata dia, sedikit menurun jika dibandingkan tahun sebelumnya.

"Iya sekarang itu paling tinggal sekitar 20 persen lagi yang nunggak," ucap Jawir biasa disapa kepada media ini.

Jawit mengatakan, jika kendaraan yang nunggak tersebut dibagi dalam dua kategori yakni, kendaraan yang sudah tidak layak pakai dan kendaraan yang masih layak pakai,

Untuk kendaraan  yang tidak layak pakai itu jumlahnya ada sekitar 100 unit, sedangkan untuk yang masih layak ada sekitar 20 unit. "Yang paling banyak itu rata-rata motor. Ada yang di desa, puskesmas, guru dan banyak lagi," bebernya.

Sementara saat disinggung kendala apa yang sehingga masih banyak kendaraan dinas yang menunggak pajak. Jawir bilang rata-rata banyak terkendala di surat-surat kendaraan. Misal lanjut Jawir BPKB dan STNK tidak ada, atau ada STNK tapi BPKBnya tidak ada.

"Terus juga soal anggaran, padahal Pemkab sudah menyediakan anggaran untuk membayar pajak kendaraan," katanya. (p08) 



This post have 0 komentar

Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement