Friday, 23 December 2016

author photo
PORTALTEBO.com - Warga Desa Mangun Jayo dan Kelurahan Tebing Tinggi, Kecamatan Tebo Tengah merasa was-was. Pasalnya, sejak beberapa hari ini, daerah mereka rawan aksi pencurian hewan ternak dengan mengunakan racun jenis potas.

Hiday, warga Desa Mangun Jayo menuturkan, dalam beberapa hari belakangan ini, sudah 11 ekor ternak sapi milik warga diduga dicuri.

"Lima sapi hilang diduga dicuri. Sedangkan 6 sapi lagi terkesan diabaikan karena para pelaku kemungkinan sudah terburu takut ketahuan, "ujarnya menduga sebelum dicuri ternak tersebut diberi potas oleh pelaku.

"Isi perut dibuang dan daging dibawa. Informasi dari warga pelaku menggunakan mobil avanza atau xenia. Razia tiap malam tapi masih juga kecolongan. Dan Dari hasil introgasi warga, sapi terlebih dahulu diracuni menggunakan racun ikan jenis potas. Saat sudah teler, baru sapi dibantai,"jelasnya.

Dugaan sementara, lanjut dia, pencuri melakukan aksinya pada subuh hari. Pasalnya, beberapa malam ini warga melakukan ronda atau jaga malam hingga pukul 04.30 Wib.

"Penjagaan terus dilakukan hingga menjelang subuh sekitar pukul 04.30 Wib. Tapi masih juga kecolongan dan menurut Informasi, di Kelurahan Tebing Tinggi juga ada pencurian sapi yang hanya dagingnya saja yang diambil," tuturnya.

Hal senadapun juga dikatakan oleh Nafi yang merupakan warga desa mangun Jayo. Dirinya mengakui bahwa memang ada kejadian pencurian dan sudah banyak pemilik ternak yang rugi karena pencarian ternak sapi tersebut.

"Banyak sapi yang dicuri hanya dagingnya saja, dan untuk penafsiran kerugian sudah puluhan juta," tegasnya.

Sementara itu, Kapolsek Tebo Tengah, Ariyanto saat dikonfirmasi membenarkan tentang kejadian tersebut. Dibeberkannya, kejadian pertama pada Rabu (14/12) lalu pihaknya telah turun kelapangan untuk proses lidik.

"Pada saat kejadian pertama kita sudah turun kelapangan, dan melakukan proses penyelidikan," jelasnya.

Dan untuk tindakan selanjutnya, kata Kapolsek, pihaknya terus melakukan pemantauan. Pemantauan ini, lanjut dia, bekerja sama dengan pihak reserse dan Intel.

"Hingga kini kita masih melakukan proses untuk penangkapan pelaku yang bekerja sama dengan beberapa bagian dilingkup kepolisian, dengan harapan pelaku akan cepat ditangkap," terangnya.

Untuk antisipasi lebih lanjut, Kapolsek berencana akan menghimbau langsung kepada semua warga untuk mengaktifkan pos ronda, dan jika perlu juga memasang portal demi keamanan desa agar bisa memantau siapa saja yang masuk dan keluar diarea d├ęsa tersebut. (p08)

This post have 0 komentar

Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement