Tuesday, 20 December 2016

author photo
PORTALTEBO.com - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan berupaya meningkatkan jumlah peserta. Salah satu yang dibidik adalah pekerja di sektor informal. Pekerja kategori ini di Tebo jumlahnya mencapai ribuan. Dan untuk mendaftar menjadi peserta BPJS ketenagakerjaan khusus pekerja perorangan perbulan iurannya hanya Rp 11 ribu.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan KCP Tebo, Nursyawalina mengatakan, untuk mencapai target tersebut, pihaknya menggencarkan sosialisasi kepada pekerja informal dan menjalin kerja sama dengan pihak camat dan desa.

"Khusus untuk menambah peserta dari sektor informal, kami membidik pekerja perorangan, bisa petani, tokang ojek, pedagang sayur dan banyak lagi lainnya," katanya meyakini.

Disebutkan, kepesertaan di Kabupaten Tebo sebagian besar berasal dari sektor formal. Padahal, sesuai dengan ketentuan wajib kepesertaan juga meliputi pekerja sektor informal. Hingga Nopember lalu, jumlah peserta dari sektor informal masih minim, yakni hanya 30 persen.

"Dengan rincian untuk Jaminan Kecelakaan kerja itu 0,24 persen atau sebesar Rp 4.953 dan untuk Jeminan kematiannyakematian sebesar Rp 6.191," katanya.

Sementara itu, Ketua LSM Kilat Selamet mendungkung langkah BPJS Ketenagarkerjaan dalam membiidik sektor pekerja informal di Tebo. Sebab, jumlah pekerja dari kalangan ini cukup besar. “Keberadaan Program BPJS Ketenagakerjaan harus terus disosialisasikan, agar masyarakat khususnya pekerja informal memahami program-program yang ada. Sebab kita tahu jumlah pekerja dari sektor informal ini cukup banyak,”tandasnya. (p08)

Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement