Thursday, 8 December 2016

author photo
PORTALTEBO.com - Banjir besar yang melanda wilayah Kabupaten Tebo masih menjadi peristiwa yang menankutkan bagi warga, terlebih ancaman gagal panen padi menghantui para petani, terutama petani padi di Kelurahan Sungai Bengkal dan Sungai Aro, Kecamatan Tebo Ilir. Seperti yang diungkapkan oleh Kpt Inf Uli Ambri Pos Pos Danramil 416-03 Sungai Bengkal.

Dijelaskannya, dari 126,5 ha sawah yang ditanam padi oleh petani, hampir separuh mengalami gagal panen. "Dari126,5 ha sawah yang telah ditanam padi dan siap panen, 45 ha sudah positif mengalami gagal panen karena terendam banjir, "ungkap Danramil pada PORTALTEBO.com, Kamis (8/12/2016).

"Paling hanya 65 ha yang bisa dipanen, 45 ha gagal panen karena banjir dan 16 ha lagi gagal panen karena kekeringan. Sebab waktu itu ditanam sebelum musim hujan, "terang Danramil lagi.

Diakui Danramil, dirinya sangat prihatin dengan nasib para petani tersebut. Pasalnya, petani sudah semangat turun kesawah dengan harapan bisa menuai panen. "Kenyataannya, petani kecewa dan pasrah, karena tanaman padi mereka hampir separuh mengalami gagal panen, "katanya.

Untuk itu, Danramil minta kepada Pemkab Tebo melalui dinas terkait agar segera memberi bantuan kepada para petani. "Kondisi saat ini petani sangat mengharapkan bantuan dari pemerintah,” ucapan.

Sementara itu pantau PORTALTEBO.com, gagal panen ini menjadi perhatian serius Koramil 416-03 Sungai Bengkal. Kpt Inf Uli Ambri Pos Pos Danramil 416-03 Sungai Bengkal pun langsung menginstruksikan anggotanya agar terus mendapingi para petani.

"Jangan sampai gara-gara gagal panen ini petani enggan turun ke sawah,"tuntasnya. (p08) 

This post have 0 komentar

Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement