Wednesday, 14 December 2016

author photo
PORTALTEBO.com - Kabupaten Tebo yang memiliki 110 perusahaan di seluruh bidang usaha harus pro aktif mengikutkan tenaga kerjanya pada Jamsostek. Pasalnya jika tidak maka akan  berhadapan dengan Pasal 55 dalam UU nomor 24 Tahun 2011 Tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS).

Kabid Wasnaker Sosnakertran Tebo melalui Pengawas Ketenagakerjaan Dany Ardiyansah mengatakan bahwa saat ini pihaknya sedang gencar melakukan sosialisasi ke perusahaan, yaitu untuk menegaskan dan meminta perusahaan mengikutkan Buruh Harian Lepas (BHL) pada Jamsostek.

"Saat ini kita sedang gencar turun ke perusahaan melakukan sosialisasi Jamsostek untuk kepesertaan BHL, di akhir tahun kita sudah turun ke RAU, SKU, Makin, TAL, Wanamukti, dan LAJ,"ujar Dany Ardiyansah pada Rabu (14/12/2016).

Dijelaskannya juga bahwa saat turun, pihaknya masih banyak menemukan BHL yang belum terdaftar di Jamsostek, dan kebanyakan yang belum adalah karyawan baru, dan saat ini masih proses mendaftarkan ke Jamsostek oleh perusahaan yang bersangkutan.

"Masih banyak, rata rata adalah karyawan baru. Tapi sudah di proses,"imbuhnya.

Sementara itu untuk diketahui bahwa dalam Bab XV Pasal 55 dalam UU nomor 24 Tahun 2011 dijelaskan bahwa pemberi kerja yang melanggar ketentuan sebagaimana dalam pasal 19 ayat 1 atau ayat 2 dipidana dengan pidana penjara paling lama 8 tahun atau pidana denda paling banyak satu Milyar.(p09) 

This post have 0 komentar

Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement