Friday, 18 November 2016

author photo
PORTALTEBO.com - Dari data yang dirilis Dinas Pertanian Kabupaten Tebo, sedikit ada 200 ha sawah petani terendam banjir. Dari 200 ha tersebut, diperkirakan seluas 127 Ha bakal mengalami gagal panen. Hal ini diungkapkan oleh Sarjono Kadis Pertanian Tebo.

"Yang terendam sekitar 200 hektar, dan diantaranya 127 Hektar diprediksikan gagal panen, "kata Sarjono.

Dijelaskannya, dari 127 Hektar yang mengalami gagal panen tersebut, sekitar 100 baru ditanam petani, sedangkan 73 ha lagi sudah mendekati masa panen. "Jadi yang sudah masuk masa panen, mau ndak mau petani melakukan panen dalam banjir," katanya lagi.

Saat ditanya berapa luasan hektar lahan sawah yang ditanam pada musim ini, kata Sarjono yaitu pada bulan ini seluas 1500 hektar yang bercocok tanam, dan dipastikan angka ini akan terus bertambah.

"Diperkirakan dalam bulan November ini banyak yang menanam, rendahnya harga karet membuat petani semangat berpadi, selain itu banyaknya bantuan alat pertanian juga berpengaruh,"bebernya.

Sementara itu diakui oleh Sarjono bahwa hal yang menjadi kendala bagi Dinas Pertanian ialah membaca iklim, sebab dengan iklim yang sulit diperkirakan maka sering terjadi penanaman pada masa musim banjir.

"Kita akui sulit menebak dan membaca iklim saat ini, sebab tahun lalu Februari banjir, namun ditahun ini diluar dugaan di Oktober mulai banjir, jadi ini memang menjadi kendala bagi petani,"pungkasnya. (p09) 

This post have 0 komentar

Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement